Suara.com - Penyedia data pasar mobil S&P Global Mobility mengatakan pada pekan lalu bahwa kekurangan yang menghambat produksi kendaraan global diperkirakan akan bertahan hingga 2022 sebelum pasokan mengejar permintaan pada awal 2023.
Dilansir dari RT, mereka telah menurunkan prospeknya untuk produksi kendaraan ringan dunia sebesar 2,6 juta unit untuk kedua tahun, menjadi 81,6 juta untuk 2022 dan 88,5 juta unit untuk 2023.
Pakar S&P mengutip isu-isu yang berkaitan dengan pasokan gas neon Ukraina, bahan utama untuk pembuatan chip, dan hilangnya harness kabel yang bersumber dari Ukraina.
"Selain itu, hilangnya total paladium Rusia adalah risiko ekor dengan potensi menjadi kendala pasokan terbesar industri," kata laporan itu.
"Kontingensi kasus terburuk kami menunjukkan kemungkinan pengurangan hingga empat juta unit untuk ini dan tahun depan," kata direktur eksekutif S&p Global Mobility untuk peramalan produksi global Mark Fulthorpe.
Krisis Ukraina telah menambah rasa sakit yang diderita oleh pembuat mobil, yang telah bergulat dengan harga tinggi karena gangguan terkait Covid, termasuk kekurangan semikonduktor.
Pekan ini produsen mobil besar mengumumkan mereka akan menutup pabrik dan menaikkan harga lebih lanjut karena masalah pasokan meningkat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Komisi IX DPR Desak Kemenkes Investigasi Kasus Yurizal dan Tegur Nakes Nirempati
-
Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media
-
Berapa Harga Skin Tint Stick Time Phoria? Di Bawah Rp100 Ribu dengan Review Nyaris Sempurna
-
Bantah Rumor Tak Akur, Marc Marquez Sebut Pecco Bagnaia Rekan yang Baik
-
Tak Terima Jadi Tersangka TPPU, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Praperadilan
-
Perang terhadap Narkoba di Solo Makin Gencar, 3,5 Kg Sabu Dimusnahkan
-
Sempat Dicopot Usai Tragedi Kanjuruhan, Eks Kapolres Malang Ferli Hidayat Jabat Koorspripim Polri
-
MBG hingga Gaji ke-13 Dongkrak Belanja Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi RI Tetap Melambat
-
Apa Viva Face Tonic Green Tea Bisa Hilangkan Bruntusan? Simak Manfaat dan Review Pengguna
-
Tukin TNI Naik, DPR Minta Pemerintah Segera Naikkan Gaji dan Tunjangan Guru