Suara.com - Nama eks Menteri Kesehatan RI di era pemerintah Jokowi, Terawan Agus Putranto menjadi bahan perbincangan publik. Hal ini terkait dirinya yang diberhentikan dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK).
Beberapa aksi Terawan saat menjabat sebagai Menteri Kesehatan memang kerap blunder. Oleh karenanya, Presiden Joko Widodo memecat Terawan pada akhir tahun 2020 silam dan jabatannya digantikan oleh Budi Gunadi Sadikin.
Sebelumnya, nama Siti Fadilah juga pernah menjadi korban pemecatan di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Siti Fadilah terjerat kasus korupsi alat kesehatan di tahun 2004 silam.
Sama-sama pernah menjadi menteri kesehatan RI, pastinya kedua nama ini memiliki koleksi kendaraan. Mereka melaporkan koleksi kendaraan di dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN).
Pastinya koleksi kendaraan kedua eks menteri kesehatan ini berbeda bak bumi dan langit. Berikut beberapa koleksi kendaraan yang pernah tercantum dalam LHKPN.
1. Terawan Agus Putranto
Dalam LHKPN di tahun 2019, tercatat ia memiliki kekayaan total sebesar Rp 90.605.948.595. Dari total kekayaannya tersebut, sebanyak Rp 3,832 miliar dilaporkan dalam bentuk alat transportasi dan mesin.
Untuk mobil paling merakyat, Terawan mempunyai Honda CRV tahun 2013 dengan nilai Rp 200 juta. Selain itu ia juga punya Lexus RX200T tahun 2017 dengan nilai Rp 1,1 miliar.
Lalu dua mobil selanjutnya adalah Toyota Alphard G tahun 2016 seharga Rp 800 juta dan juga Alphard 3.5 Q A/T tahun 2018 bernilai Rp 1,6 miliar.
Baca Juga: Hyundai Indonesia Berkolaborasi dengan Platform Metaverse Zepeto
Lalu beralih ke motor, ia juga merupakan seorang pemilik motor sejuta umat Honda BeAT tahun 2010 senilai Rp 7 juta. Motor ini harganya kontras dengan motor satunya, Honda CBR tahun 2018 yang bernilai Rp 75 juta dan motor Kawasaki ZR800B tahun 2013 yang ditaksir senilai Rp 50 juta.
2. Siti Fadilah Supari
Untuk kekayaan yang dilaporkan Siti Fadilah Supari pada tahun 2004 silam, ternyata hanya memiliki total kekayaan sebesar Rp 4.476.100.000.
Dari total kekayaannya tersebut, sebanyak Rp 330 juta dilaporkan dalam bentuk alat transportasi dan mesin.
Terdapat 3 buah mobil yang dilaporkan. Yang pertama mobil Hyundai Trajet lansiran tahun 200 yang ditaksir nilainya sebesar Rp 120 juta.
Mobil kedua yakni Toyota Kijang tahun 2004 yang nilainya sebesar Rp 140 juta. Dan mobil terakhir merupakan Hyundai Atoz lansiran tahun 2003 yang nilainya ditaksir sebesar Rp 70 juta.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Layanan Purna Jual Topang Bisnis Auto2000 di Tengah Lesunya Penjualan Mobil Baru
-
140 Tahun Mercedes-Benz: Dari Mobil Pertama Dunia Sampai Jejak Awal di Indonesia
-
Auto2000 Kantongi Ribuan Unit Pemesanan Veloz Hybrid Meski Belum Ada Harga Resmi
-
5 Tanda Kampas Kopling Mobil Habis, Jangan Paksa Jalan Tanjakan
-
Sinyal Kehadiran Denza B5 di Indonesia Semakin Dekat, Debut di IIMS 2026 ?
-
Berapa Harga Isuzu Panther Bekas? Berikut 9 Pilihannya Mulai Rp 70 Juta
-
Penyakit Khas Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Wajib Dicek Sebelum Beli
-
All-Out di Negeri Seberang, BYD Siapkan Mobil Khusus untuk Pasar India
-
Sudah Tahu Harga BBM Turun per 4 Februari 2026? Ini Daftar Lengkap Tarif Pertamina hingga Shell Baru