Suara.com - Kisah seorang pasangan muda yang berkeluh kesah usai tahu kalau rumahnya dekat dengan pabrik ban viral di media sosial. Kisah ini diabadikan dalam sebuah unggahan akun TikTok @zackiaefron.
Awalnya, ia bercerita dimana mereka resmi menikah di November 2022. Sebelum menikah, kekasihnya berpesan kalau ingin beli rumah untuk membina rumah tangga.
Dan kekasihnya tersebut mengambil Kredit Perumahan alias KPR subsidi di daerah Boja, Kendal, Jawa Tengah.
Alasan memilih rumah di daerah sana lantaran suasananya tenang dan adem yang membuat nyaman ketika tinggal di rumah tersebut.
Terkadang impian pun tak sesuai dengan realita di lapangan. Awalnya, mereka merasa nyaman tinggal di sana.
Sampai suatu ketika, mereka sadar ternyata rumahnya dekat sebuah pabrik ban. Mereka baru tahu setelah tinggal di sana beberapa waktu.
Mereka tak diberi tahu oleh pihak perumahan kalau pabrik ban tersebut masih beroperasi.
Alhasil, rumah mereka pun kini mulai dipenuhi limbah yang berasal dari pabrik ban tersebut meliputi debu, bau hingga air di rumahnya pun tercemar.
Pengunggah memperlihatkan kondisi teras rumahnya yang setiap harus dipel lantaran limbah debu tebal menempel pada lantai rumah.
Baca Juga: Deretan Perubahan Honda Genio Versi Lawas dengan yang Terbaru, Semakin Manjakan Kaum Milenial Nih
Ia menyayangkan dengan keberadaan pabrik ban tersebut lantaran di rumahnya terdapat anak-anak.
Video ini pun viral di media sosial dan mendapatkan respons dari warganet di kolom komentar.
"Sebenernya itu amdalnya sih yang di permasalahkan dan yang disalahkan bukan hanya yang jual rumah aja kak, tapi pihak pabriknya. seharusnya ada penanganan," tulis @xi***.
"Hi mbak. Bisa hubungi lembaga bantuan hukum di daerah mbak ya, pabrik itu bisa digugat oleh masyarakat sekitar," beber wi***.
"Ya Allah ini kalo lagi hamil bahaya banget. Pernah baca-baca katanya kalo polusi dari pabrik tuh ah baca aja deh, mbak semoga ada solusi ya," beber @me***.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
Terkini
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona
-
Jangan Asal Tanda Tangan, Ini Fungsi dan Syarat SPK Mobil Baru yang Wajib Kamu Tahu
-
Jangan Sampai Batal Mudik Lebaran 2026! Kenali 5 Penyebab Mesin Motor Overheat
-
Bukan LCGC, Mobil 7 Penumpang Penggerak RWD Ini Cuma Rp60 Jutaan Jelang Lebaran 2026
-
Viral Pemobil Vellfire Ngamuk Minta BBM Subsidi, Siapa Sebenarnya yang Berhak Isi Pertalite?
-
Sepakat Ditunda, Impor Mobil Pick Up dari India Ternyata Sudah Tiba di Jakarta
-
Mewah ala Alphard! BYD Rilis Linghui M9, MPV Pintu Geser Khusus Taksi Online
-
Polemik Impor Pick Up India Ditengah Dominasi Kendaraan Niaga 4x2 Produksi Dalam Negeri
-
Apakah Mobil Baru Masih Butuh Inreyen di Era Teknologi Mesin yang Semakin Canggih
-
Sering Terobos Hujan Bikin Motor Rentan? Sudah Cek 5 Bagian Ini Biar Tetap Aman?