Suara.com - Pemerintah telah memperbolehkan masyarakat untuk mudik tahun ini. Bagi anda yang berencana mudik 2022 lewat jalur darat, mungkin data terkait tarif tol Semarang Solo terbaru ini akan dibutuhkan.
Seperti namanya, jalan tol ini menghubungkan kota Semarang dan Solo. Mengingat Jawa Tengah termasuk daerah tujuan pemudik yang cukup banyak, maka informasi seputar tarif tol Semarang Solo terbaru pun banyak dicari orang.
Jarak tol Semarang Solo sekitar 72,64 kilometer, jadi terbilang sangat singkat. Meski demikian, terdapat lima seksi dari jalan tol Semarang Solo ini.
Lalu berapa tarif tol Semarang Solo yang dikenakan untuk masing-masing seksi ini dan bagaimana pembagiannya? Simak selengkapnya di bawah ini.
Tarif Tol Semarang Solo untuk Kendaraan Golongan I
Mengacu pada keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 370/KPTS/M/2007, berikut tarif tol Semarang Solo dan pembagiannya.
- Tol Ungaran - Bawen dikenakan tarif Rp 9.500.
- Tol Ungaran - Salatiga dikenakan tarif Rp 29.500.
- Tol Ungaran - Banyumanik dikenakan tarif Rp 8.500.
- Tol Ungaran - Boyolali dikenakan tarif Rp 56.500.
- Tol Ungaran - Kartasura dikenakan tarif Rp 66.500.
Tarif ini berlaku untuk kendaraan Golongan I, yang mencakup jenis kendaraan mobil sedan, pick up, truk kecil, micro bus, dan bus. Penggolongan ini juga mengacu pada peraturan yang sama.
Untuk Golongan II dan Golongan III, Ini Daftar Tarifnya
Terkait dengan kendaraan golongan II dan golongan III (truk dengan dua atau tiga sumbu roda), maka tarifnya adalah sebagai berikut.
Baca Juga: Wow! Pemerintahan Jokowi Bikin Jalan Tol 1.900 Kilometer Dalam 7 Tahun
- Tol Ungaran - Bawen dikenakan tarif Rp 14.000.
- Tol Ungaran - Salatiga dikenakan tarif Rp 44.500.
- Tol Ungaran - Banyumanik dikenakan tarif Rp 13.000.
- Tol Ungaran - Boyolali dikenakan tarif Rp 85.000.
- Tol Ungaran - Kartasura dikenakan tarif Rp 99.500.
Kendaraan berukuran lebih besar memang selalu memiliki tarif tol lebih tinggi daripada keadaan kecil. Selain karena muatannya lebih berat, kendaraan ini juga umumnya merupakan kendaraan niaga, sehingga beban administrasinya lebih besar.
Melihat penjelasan di atas, semoga Anda kini memiliki gambaran terkait dengan tarif tol Semarang Solo. Tarif ini terbilang ideal, mengingat jarak tempuh yang dipangkas juga cukup signifikan. Jalan yang kondisinya baik dan uikuran yang besar, membuat lalu lintas pada tol ini cenderung selalu lancar dan jarang terjadi kemacetan.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular