Suara.com - Ambulans menjadi salah satu kendaraan prioritas yang wajib didahulukan daripada pengendara lain. Hal ini tercantum dalam aturan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Namun tak sedikit pengguna jalan yang belum memahami aturan tersebut ketika melihat ambulans yang tengah melintas di jalan. Bahkan ada juga yang justru menutup akses jalan untuk digunakan acara hajatan.
Hal ini tampak dalam sebuah unggahan akun TikTok @nankpurwokerto. Dalam unggahan tersebut diperlihatkan mobil ambulans yang nyaris gagal bertugas gara-gara aksesnya tertutup acara hajatan.
Awalnya terlihat sebuah mobil ambulan melintas di jalan perkampungan. Namun sopir ambulans tersebut tak menyangka kalau jalan tersebut digunakan untuk menggelar acara hajatan.
Tenda hajatan sudah didirikan dan beberapa perlengkapan seperti sound systemnya dan yang lainnya. Diduga acara hajatan belum dimulai dan masih dalam tahap persiapan.
Jalan utama di perkampungan tersebut terlihat tak bisa dilewati kendaraan roda 4 sehingga sopir ambulans tersebut kebingungan.
Namun untungnya ada seorang pria yang menghampirinya dan sempat ngobrol singkat dengan sopir ambulans.
Setelah ngobrol, sopir ambulans tersebut dipersilakan melintas. Diduga ada bagian tempat hajatan yang dibongkar.
Setelah itu, ia kembali melanjutkan perjalanan di perkampungan dengan jalan yang begitu sempit.
Menurut pengunggah, jalan tersebut berada di lereng gunung sehingga jalan yang dilewatinya tadi merupakan akses satu-satunya bagi warga.
Tak lupa ia menjelaskan bahwa acara tersebut bukanlah gelaran pernikahan, melainkan pengajian warga.
Video ini pun mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.
"Saya pernah di posisi ini bang, jalan satu-satunya terus ditutup karena ada hajatan. Mana waktu itu ada panggilan evakuasi laka, mau gak mau pada geser," tulis @pat***.
"Harusnya gak boleh si nutup jalan kalau akses satu-satunya gitu," timpal @She***.
"Mau gimana lagi, Wakanda. Dikomplain di kasih tau tetap kita yang salah bilang ga pengertian ama yg hajatan.. padahal kalau ada urgensi inilah dampaknya," celetuk @ir***.
Berita Terkait
-
Sudah Dibunyikan Sirine, Mobil Pelat Merah Tak Beri Jalan Ambulans Berakhir Diserempet Paksa, Warganet: Pecat!
-
Mobil Kepala Satpol PP Tak Kasih Jalan ke Ambulans, Publik: Plat Merah Belagu, RI 1 Saja Minggir
-
Viral! Mobil Plat Merah Pejabat Tak Beri Jalan Ambulans Lewat, Warganet Mengumpat: Gak Tau Diri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
5 Fakta Menarik Cheveyo Balentien: Pemain Jawa-Kalimantan yang Cetak Gol untuk AC Milan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
Terkini
-
Penting bagi Pemilik Grand Vitara! Cek Speedometer Sekarang Demi Keselamatan
-
Strategi Suzuki Indonesia Incar Pangsa Pasar 9,5 Persen Sepanjang 2026
-
5 Mobil Matic Kecil yang Kuat di Tanjakan, Nyaman untuk Harian
-
Dijual Setara LCGC, Spek Rasa Raize: Harga Mobil VW di India Bikin Iri
-
12 Pilihan LCGC Bekas Mulai Rp70 Jutaan: Solusi Mobil Gesit nan Irit untuk Kaum Mendang-Mending
-
5 Mobil Honda Bekas dengan Pajak Tinggi, Bukan untuk Kaum Mendang-mending
-
5 Mobil Listrik Terbaik untuk Ibu Rumah Tangga: Desain Mungil, Parkir Gampang, dan Irit
-
5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
-
Terpopuler: 5 Sepeda Listrik yang Kuat Nanjak, Pilihan Motor Bebek 150cc Terkencang
-
4 MPV Bekas Alternatif Avanza di Bawah Rp90 Juta yang Kuat Nanjak dan Irit Biaya Perawatan