- Penyebab utama mobil overheat di tol terkait sistem pendinginan, seperti radiator kotor, kurangnya cairan pendingin, atau kerusakan termostat.
- Saat terjadi overheat, segera menepi, matikan AC, dan setelah mesin dingin (30-45 menit), baru periksa serta isi ulang cairan pendingin.
- Pencegahan efektif meliputi istirahat rutin setiap 3-4 jam perjalanan agar sistem pendingin mesin dapat kembali optimal.
Suara.com - Berkendara di jalan tol, terutama saat perjalanan jarak jauh seperti mudik menuntut performa mobil yang prima. Namun salah satu masalah klasik yang sering muncul adalah overheat.
Overheat alias indikator suhu mesin yang tiba-tiba naik drastis ini tidak hanya menghambat perjalanan, tetapi juga bisa merusak komponen mesin secara permanen.
Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan mesin mobil overheat saat dipacu di jalan tol? Dan bagaimana langkah penyelamatan yang tepat saat Anda berhasil mencapai rest area?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Penyebab Utama Mesin Mobil Overheat
Mengutip informasi dari laman Toyota Astra Financial dan JBA Indonesia, masalah overheat biasanya berakar pada sistem pendinginan yang tidak bekerja optimal.
Berikut adalah beberapa faktor penyebabnya:
1. Masalah pada Radiator
Radiator adalah komponen vital dalam membuang panas. Penumpukan kotoran, karat, atau adanya kebocoran pada kisi-kisi radiator dapat menghambat sirkulasi air pendingin.
2. Cairan Pendingin (Coolant) Habis atau Tidak Layak
Baca Juga: 6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026
Berkurangnya volume coolant akibat kebocoran pada selang atau water pump akan membuat mesin cepat panas.
Selain itu, penggunaan air biasa (bukan coolant) dalam jangka panjang dapat memicu korosi dan penyumbatan.
3. Thermostat Rusak
Komponen ini berfungsi sebagai gerbang yang mengatur aliran cairan pendingin ke mesin.
Jika thermostat macet dalam posisi tertutup, cairan pendingin tidak bisa bersirkulasi ke radiator untuk didinginkan.
4. Kipas Pendingin (Extra Fan) Mati
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
7 Motor Listrik Paling Tangguh untuk Harian, Anti Drama dan Minim Perawatan
-
Volkswagen Pangkas Kapasitas Produksi Satu Juta Unit Akibat Laba Anjlok
-
Apakah Denza D9 Generasi Baru Jadi MPV Mewah Paling Gila Abad Ini?
-
Dexlite Meroket Harga SUV Mitsubishi Merosot, Ini Pajero Sport Bekas Paling Cocok
-
Pasar Mobil Bekas Turut Merasakan Dampak Kehadiran Mobil Listrik China
-
Bukan Lagi Rp0! Ini Aturan Baru Pajak Motor Listrik Tahun 2026, Cek Simulasi Hitungannya
-
5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar
-
Toyota Fortuner 2006 Tawarkan Kemewahan Pejabat dengan Harga Sangat Merakyat, Setara Dana LCGC
-
Ciri Mobil yang Tak Boleh Pakai Bioetanol, Wajib Tahu agar Mesin Tidak Rusak