Suara.com - Sebuah penelitian baru yang diterbitkan Counterpoint memprediksi bahwa kekurangan chip semikonduktor global diperkirakan akan berkurang paruh kedua tahun ini.
Analisa ini mengacu pada rasio permintaan dan penawaran yang terjadi sekarang, untuk komponen tertentu yang digunakan pada smartphone.
Counterpoint menyatakan bahwa mereka telah melihat bukti bahwa industri gadget berangsur kembali ke fase normal dan dapat bergerak lebih cepat di paruh kedua tahun ini.
Melansir Autoevolution, pertimbangan utama dari pemulihan semikonduktor dinilai bisa terlihat dari penurunan permintaan dan peningkatan persediaan.
Dengan demikian pembuat chip memiliki waktu tambahan untuk meningkatkan persediaan semikonduktor karena jumlah pesanan juga menurun.
Sementara itu, pembuat mobil seperti Volkswagen dan BMW memperkirakan bila permasalahan semikonduktor belum akan bisa diselesaikan dalam waktu dekat.
Sebab kedua perusahaan asal Jerman ini meyakini krisis chip global tidak akan berakhir setidaknya sampai 2023. Bahkan beberapa memperkirakan kelangkaan chip masih akan berlanjut sampai 2024.
Seperti diketahui, persediaan chip di industri otomotif saat ini masih sangat terbatas. Oleh karena itu, produksi mobil diperkirakan belum akan kembali ke level sebelum terjadinya pandemi COVID-19.
Baca Juga: BMW Yakin Ungguli Tesla, Namun Belum Totalitas Hanya Produksi Mobil Listrik
Berita Terkait
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega
-
Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra Raih Podium Bersejarah di World Supersport Misano
-
Perbedaan Perawatan Ban Mobil Listrik dan Konvensional Saat Musim Liburan
-
Declan Rice Jadi Brand Ambassador Xiaomi SU7, Peluncuran Global Semakin Dekat
-
Deretan Modifikasi Yamaha Grand Filano dan Fazzio yang Curi Perhatian di Bandung
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Pebalap Astra Honda Racing Team Sukses Amankan Podium di ARRC Motegi Jepang
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026
-
Wuling Pamerkan Mobil Bertema Disney di Jakarta Fair 2026
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?