Suara.com - Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu 2022, jumlah pergerakan penumpang angkutan umum di masa arus balik Lebaran mulai Rabu (4/5/2022) atau H+1 sampai Jumat (6/5/2022) atau H+3, trennya terus meningkat.
Pemantauan pergerakan penumpang mudik tahun ini dilakukan di 111 terminal bus, 16 pelabuhan penyeberangan, 50 bandar udara, 110 pelabuhan laut, dan 13 Daop/Divre.
"Pergerakan penumpang angkutan umum di semua moda pada H+3 kemarin tercatat 927.244 penumpang. Jumlah ini terus meningkat jika dibandingkan dengan H+2, 919.404 penumpang, dan H+1, 814.900 penumpang," jelas Adita Irawati, Juru Bicara Kementerian Perhubungan.
Untuk moda angkutan umum darat, yaitu bus, pada H+3 kemarin, jika dibandingkan dengan hari biasa (16 April 2022), realisasi jumlah penumpang pada H+3 2022 adalah 230.414 penumpang, atau meningkat 267,1 persen jika dibandingkan dengan hari biasa pada 16 April sebesar 62.760 penumpang.
Lalu untuk pergerakan angkutan jalan (bus) selama 12 (dua belas) hari mulai Senin (25/4/2022) atau H-7 hingga Jumat (6/5/2022) atau H+3 mencapai 1.888.898 penumpang.
Dengan pergerakan penumpang keberangkatan terpadat di 5 (lima) terminal yakni: Kertonegoro Ngawi, Tirtonadi (Solo), Giwangan (Yogyakarta), Ir. Soekarno (Klaten), dan Purboyo (Madiun).
Sementara berdasarkan data Jasa Marga, ada 815.612 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada hari kedua Lebaran sampai H+2 (Selasa-Jumat, 3-6 Mei 2022).
Angka ini adalah angka kumulatif arus lalin dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung), mulai menunjukkan peningkatan.
Baca Juga: Dodge Hornet Bakal Hadir di 2022, Berbagi Platform dengan Alfa Romeo Tonale
Total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini naik 51,1 persen jika dibandingkan lalin normal periode November 2021 dengan total 539.697 kendaraan.
Untuk distribusi lalu lintas masuk Jabotabek dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 467.178 kendaraan (57,28 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 181.399 kendaraan (22,24 persen) dari arah Barat (Merak), dan 167.035 kendaraan (20,48 persen) dari arah Selatan (Puncak).
Berita Terkait
-
Arus Balik Nataru, 54 Ribu Penumpang Kereta Api Tiba di Jakarta
-
Puncak Arus Balik Mudik Nataru 2025 di Pelabuhan Feri Bastiong
-
Arus Balik Nataru di Daop 1 Jakarta Masih Padat, Puluhan Ribu Penumpang Tiba di Stasiun Vital
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Arus Balik Natal 2025 Mulai Terlihat di Stasiun Senen
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Daftar Harga Mobil Hybrid Terbaru, Chery Naik Rp 10 Juta
-
Heboh Impor 105 Ribu Pickup India, Padahal Harga Mobil Lokal Cuma Rp150 Jutaan, Ini Daftarnya
-
Strategi Mobil Hybrid Murah Toyota Sukses Kantongi Ribuan Pesanan di IIMS 2026
-
Dwi Sasetyaningtyas Sebut Hidup Susah, Isi Garasi Mertuanya Syukur Iwantoro Bikin Geleng Kepala
-
Bukan Skutik Biasa, Yamaha Mio M3 Bawa Desain Carbon dan Warna Ngejreng, Segini Harganya
-
Bikin Tetangga Iri Pas Lebaran, Ini 3 Pilihan Motor Sport Seken yang Ramah Buat Pemula
-
Terpopuler: Kopdes Merah Putih Pakai Pikap, Geger Impor Mobil India Rp24 Triliun
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran