Suara.com - Tiga unit mobil berjenis Toyota Avanza ini ramai dibicarakan di media sosial usai aksi nekatnya di sebuah persimpangan diduga di daerah Jogja.
Video tersebut memperlihatkan tiga unit mobil dengan nopol asal luar kota. Dua mobil tersebut berwarna hitam, dan satu di antaranya berwarna silver.
Mobil-mobil ini ramai dipergunjingkan lantaran mereka kepergok berhenti tepat di tengah perempatan, membuat laju kendaraan dari arah lain terhambat. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @areajogja, 11/5/2022.
"Paham dan tertib berlalu-lintas itu wajib bagi setiap pengendara kendaraan bermotor. Jangan pernah melanggar rambu supaya tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain. Pokoknya kalau pas mengemudi harus bisa konsentrasi, sabar, dan mampu mengontrol emosi ya Lur," tulis akun tersebut.
Dengan posisi berhenti yang sangat janggal, plus statusnya sebagai pengguna mobil asal luar kota, tak heran jika pengguna mobil-mobil ini panen sindiran dari warganet, seperti pada beberapa komentar berikut ini.
"Mengejar lampu merah seperti sedang dikejar malaikat Izroil saja, tergesa-gesa banget sih," tutur salah seorang pengguna Instagram.
"Pelat asal luar kota nih," sahut warganet lain.
Jika dilihat secara seksama, hal yang paling mencolok dari tiga mobil ini adalah kenekatan melanggar dari Yellow Box Junction.
Dikutip dari situs Wahana Honda, marka Yellow Box Junction ini biasanya terletak di persimpangan yang memiliki banyak akses jalan untuk keluar masuk kendaraan.
Baca Juga: Sejak 2021, Bupati Sumenep Madura Gunakan Mobil Listrik
Garis marka ini berfungsi untuk melarang semua kendaraan untuk berhenti di dalam kotak kuning tersebut. Hal ini dilakukan untuk mencegah arus lintas yang padat yang bisa menyebabkan kemacetan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga