Suara.com - Pembuat kendaraan listrik (EV) asal China, BYD, mendapat sejumlah protes karena pabriknya yang terletak di Changsha dianggap menghasilkan pencemaran udara.
Dalam aksi protes yang tersebar lewat sosial media, terlihat ratusan orang tua berkumpul di luar pabrik BYD Changsha, memegang foto yang menunjukkan anak-anak mereka berdarah di bagian hidung, sambil membawa spanduk bertulisan "BYD mencemari dan merugikan kami" dan "Kami tidak ingin tercemar".
Beberapa pengguna sosial media juga menuduh perusahaan menyebabkan mimisan, mual dan batuk pada lebih dari 600 anak.
Aksi protes ini langsung mendapat respon dari perusahaan. Namun BYD mengaku mereka telah menjalankan pabrik mereka dengan standar yang berlaku.
"Kami mematuhi peraturan dan standar nasional," tulis pernyataan BYD, dikutip dari Asiaone.
Lebih lanjut, BYD mengaku telah mengambil langkah-langkah yang relevan dan secara aktif berusaha memperbaiki situasi.
Namun tuduhan yang menyebut emisi pabrik telah menyebabkan penyakit pada anak tidaklah betul.
"Desas-desus yang menuduh bahwa emisi pabrik menyebabkan mimisan adalah rekayasa jahat," tegas perusahaan itu.
Tahun lalu pabrik BYD memang masuk dalam daftar pengawasan karena dinilai melakukan pencemar senyawa organik volatil (VOC) oleh pemerintah Changsha. Perusahaan diperintahkan untuk mengurangi emisi menggunakan teknik pelapisan baru pada Oktober ini.
Baca Juga: Tesla Gigafactory Shanghai Ekspor Mobil Listrik ke Slovenia
Berita Terkait
-
Baby Muhammad di Rumah Raffi dan Nagita: Anak Angkat Baru atau Hanya Titipan Ramadan?
-
Peradi Profesional Resmi Dideklarasikan, Santuni 1.250 Anak Yatim di Jakarta
-
Tabungan Tipis, Anxiety Berlapis: Realitas Kecemasan Finansial Generasi Muda
-
Kok Bisa Mobil Listrik BYD Tahan Ledakan Rudal di Israel? Baterai Tetap Aman
-
25 Contoh Kartu Ucapan Idul Fitri Anak SD Lengkap dengan Link Desainnya
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Terpopuler: Pilihan Motor Listrik untuk Musim Hujan, Kendaraan yang Dapat Diskon Pajak di 2026
-
Harga Motor Matic Maret 2026, Ada Honda, Suzuki, hingga Yamaha Fazzio Hybrid Special Edition
-
Prabowo Bentuk Satgas Transisi Energi, Genjot Konversi Motor Listrik
-
Bawa Pulang Mobil Mudik Plus Peluang Umrah Gratis? Adira Expo Berkah Ramadan Yogyakarta Solusinya
-
Daftar Harga Rental Mobil Lepas Kunci di TRAC Yogyakarta untuk Lebaran, Mulai Rp500 Ribuan Per Hari
-
4 Cara Cek Nomor Kendaraan Mobil dan Motor Secara Resmi Terbaru 2026
-
5 Motor Matic 150cc Jawab Kebutuhan Mudik Lebaran 2026, Perjalanan Lelah Jadi Mewah
-
Enaknya Warga Jabar, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Bawa BPKB
-
Adu Irit Suzuki Fronx vs Daihatsu Rocky, Persiapan Buat Lebaran 2026
-
Tembus Miliaran Rupiah, Segini Harga 5 Mobil Sitaan OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq