Suara.com - Pameran otomotif legendaris Concorso d'Eleganza, Villa d'Este, di tepian Danau Como, Italia bagian utara berlangsung mulai hari ini, Sabtu (21/5/2022).
Rolls-Royce Motor Cars memamerkan Rolls-Royce Boat Tail, satu dari tiga unit pesanan khusus atau Bespoke. Satu unit sebelumnya sudah rampung digarap tahun silam, melibatkan cat warna biru cerah.
Kali ini, Rolls-Royce Coachbuild menampilkan Rolls-Royce Boat Tail tematis cangkang mutiara serta kelopak mawar yang menjadi favorit pemiliknya.
"Coachbuild menghadirkan karya kami sebagai andalan dari House of Luxury Rolls-Royce, sebuah haute couture atau adibusana perusahaan kami. Kami tampilkan karya Rolls-Royce Bespoke tertinggi. Sebuah kebebasan kreatif yang tak tertandingi, bersama desain, material, teknik, dan keahlian di tingkat paling atas," papar Torsten Müller-Ötvös, Chief Executive Officer (CEO) Rolls-Royce Motor Cars dalam rilis resmi sebagaimana diterima Suara.com.
"Sebagai brand, Rolls-Royce siap menghadirkan suatu hal mustahil dalam manufaktur otomotif konvensional menjadi kenyataan yang menakjubkan," lanjutnya.
"Rolls-Royce Boat Tail adalah sebuah inspirasi, hasilnya tidak sebatas wahana transportasi, namun sebuah karya seni," ujar Alex Innes, Head of Coachbuild Design, Rolls-Royce Motor Cars.
Karya Rolls-Royce Boat Tail sepenuhnya dibuat menggunakan tangan atau handmade, panel bodi dibuat dari lembaran aluminium tunggal, inspirasi dari perahu yacht balap di awal abad ke-20.
Warna bodi nan menawan adalah inspirasi pemesan tentang cangkang mutiara. Dipadankan merunut warna mutiara koleksi pribadi sang pemilik.
Format catnya adalah kilau cangkang mutiara dipadu kelopak bunga mawar lembut. Agar bisa menampilkan gradasi warna, dibuat menggunakan serpihan mika putih dan perunggu berkemampuan berubah warna secara halus di bawah kondisi cahaya yang berbeda.
Baca Juga: Merayakan Sejarah 118 Tahun Lewat Refleksi Perjalanan Rolls-Royce Phantom
Sementara kap mobil berwarna cognac yang kontras, terbuat dari perpaduan cat bersama serpihan mika aluminium berwarna perunggu dan emas, dipadu lapisan kristal dan lapisan es matte bening.
Bagian dek belakang menampilkan semacam meja dengan cara membuka mirip sayap kupu-kupu, dilapisi veneer Royal Walnut, bertatahkan garis-garis berlapis emas mawar dengan sentuhan akhir satin.
Sementara itu, untuk hidangan dingin utamanya minuman, tersedia kulkas mini untuk menyimpan botol. Pola kelopak mawar juga bisa ditemukan di bagian ini.
Lantas bagian moncong menampilkan Pantheon Grille yang khas, dipadu maskot Spirit of Ecstasy dipadu mawar emas.
Aksen mawar emas dan cangkang mutiara serta bulirnya bisa dijumpai lagi di kabin Rolls-Royce Boat Tail. Dasbor hadir dalam veneer Royal Walnut dengan garis-garis mawar, terus bergulir dinamis ke arah meja hidangan Rolls-Royce Boat Tail. Dilengkapi payung khas.
Bagian tengah dasbor dipasang penanda waktu berbahan mutiara, yang tak lain adalah warisan keluarga sang pemesan. Seluruh tombol knob kontrol dan instrumen juga tampil selaras dalam keseruan tema mawar serta mutiara.
Kesan yang hadir sangatlah personal. Seperti penuturan Alex Innes, "Kami membangun mobil yang menawarkan ranah eksplorasi dan tantangan yang tidak bisa dilakukan menggunakan metode industri biasa. Ini adalah kisah dua dunia: mobil modern dengan desain kontemporer, yang dimungkinkan oleh teknik sejarah dan keselarasan seni."
Inilah Rolls-Royce Boat Tail, satu di antara tiga unit yang digarap secara presisi dan penuh seni oleh Rolls-Royce Motor Cars Goodwood, West Sussex, Inggris, Britania Raya.
Tag
Berita Terkait
-
Inter Milan Siap Balas Dendam, Chivu Sebut Peluang Singkirkan Bodoe Glimt Masih Sangat Terbuka Lebar
-
Klasemen Liga Italia Terbaru Usai Inter Milan Gilas Lecce: Nerazzurri Makin Kokoh di Puncak
-
Duel Hidup Mati Cremonese di Roma, Emil Audero Jadi Tembok Terakhir Hindari Jurang Degradasi
-
Hasil Liga Italia: Rafael Leao Selamatkan AC Milan dari Kekalahan Lawan Klub Bos Djarum
-
Rajanya Penyelamatan! Emil Audero Resmi Jadi Kiper Sibuk dan Terbaik di Serie A Italia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet