Suara.com - Tata Motors, salah satu carmaker India menyatakan telah mengajukan 125 hak paten teknologi otomotif untuk tahun fiskal 2022.
Dikutip kantor berita Antara dari Economic Times, paten yang diajukan terkait berbagai pengembangan inovasi dan teknologi.
Seperti powertrain, mesin bahan bakar konvensional dan energi terbarukan, fitur keselamatan, fitur mobil terkoneksi, sampai trim interior mobil.
"Kami telah menetapkan warisan dan tolok ukur baru dengan teknologi dan fitur mutakhir di bidang energi baru, keselamatan, kinerja produk, biaya kepemilikan, dan digitalisasi," jelas Rajendra Petkar, President & CTO, Tata Motors yang dikutip Senin (30/5/2022).
Di sisi lain, perusahaan tidak memberikan rincian terkait hak paten pada teknologi yang sedang mereka ajukan. Mereka tidak mau menjelaskan apakah hak paten itu ditujukan untuk kendaraan komersial atau mobil penumpang.
"Kemampuan intrinsik dalam riset dan pengembangan, inkubasi teknologi, dan keberhasilan dalam mengembangkan kendaraan yang menentukan segmen baik di kendaraan komersial maupun penumpang telah menghasilkan pengenalan beberapa inovasi selama bertahun-tahun," jelas Tata Motors.
Tata Motors tampaknya serius dalam pengembangan mobil-mobil baru setelah mereka juga menyiapkan pabrik baterai di India untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik, demikian disampaikan pimpinan Tata Motors, Natarajan Chandrasekaran.
Pabrik baterai milik Tata nantinya akan memperkuat rencana Tata Motors untuk meluncurkan 10 model mobil listrik mulai 2025 hingga 2030.
Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Industri Otomotif, Kemenperin Kerja Sama dengan JICA
Natarajan Chandrasekaran menjelaskan bahwa Tata Motors akan mengikuti upaya pabrikan otomotif global yang mengejar strategi nol emisi untuk menyesuaikan diri dengan kebijakan iklim yang kian ketat.
Berita Terkait
-
DPR Segera Panggil PT Agrinas Terkait Impor 105 Ribu Mobil Pickup India
-
Anggota Komisi VI Kaget Tahu Impor Mobil India dari Media: Semestinya Dibahas Dulu di DPR
-
Megaproyek Agrinas Bikin Penasaran, Berapa Jumlah Dealer Tata Motors dan Mahindra di Indonesia?
-
Kejutan Agrinas Bawa Tata Yodha: Adu Mekanik Lawan Esemka Bima, Siapa Menang?
-
Pantas Agrinas Kepincut Impor, Harga Pikap India Ini Lebih Murah dari LCGC
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Irit Mana antara Toyota Avanza vs Rush? Intip Pula Komparasi Harganya
-
5 Kelemahan Avanza yang Jarang Dibicarakan, Tenggelam oleh Reputasi Awet
-
Request Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M, Bisa Buat Ngecor Beton Jalan Berapa Kilometer?
-
Ini 3 Jenis Pick Up yang Didatangkan Agrinas, Carry dan Gran Max Kalah Kelas
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Harga Mobil Dinas Gubernur Kaltim 8,5 M Setara Biaya Mengaspal Jalan Berapa Kilometer?
-
5 Mobil Double Cabin Buat Mudik Siap Angkut Banyak Barang, Mulai 100 Jutaan
-
Penjualan Motor Baru Januari 2026 Tembus 577 Ribu Unit Sinyal Positif Ekonomi Nasional
-
Apakah RI Hanya Jadi 'Tong Sampah' Pickup India? Ini Fakta Sebenarnya
-
Mitsubishi Xpander Tawarkan Kemewahan dan Fitur Canggih yang Sulit Disaingi Rival Low MPV