Suara.com - Banyak pemilik sepeda motor melakukan modifikasi sepeda motornya lewat penggantian knalpot standar pabrikan pakai knalpot racing. Alasannya demi mendapatkan performa sepeda motor yang lebih baik.
Sebenarnya, knalpot standar pabrikan memiliki banyak keunggulan yang mungkin belum diketahui pengendara sepeda motor.
Berikut ini beberapa keunggulan knalpot standar pabrikan sepeda motor, seperti dikutip dari Wahana Honda:
Emisi gas buang yang sesuai dengan standar
Knalpot standar telah disesuaikan dengan konstruksi mesin motor itu sendiri melalui berbagai riset dan uji coba.
Jadi knalpot standar pabrikan juga memiliki nilai gas buang yang telah diukur dan sesuai dengan standar minimal, sehingga tidak menimbulkan pencemaran udara berlebih.
Tingkat kebisingan knalpot sesuai peraturan
Tingkat kebisingan yang ada pada knalpot standar sudah teregulasi dan lulus uji kebisingan sehingga tidak menimbulkan suara terlalu keras dan mengganggu lingkungan sekitar.
Tidak menggugurkan garansi
Memodifikasi knalpot adalah salah satu tindakan yang bisa menggugurkan garansi sepeda motor.
Dengan tidak memodifikasi bagian motor yang tidak disarankan, pemilik sepeda motor bisa memanfaatkan garansi itu jika terjadi masalah atau kerusakan pada sepeda motor selama masa garansi yang ditetapkan.
Lubang kecil untuk saluran pengeluaran
Salah satu kelebihan yang dimiliki knalpot standar juga ada pada lubang kecil di bagian terbawah knalpot. Lubang kecil itu berfungsi untuk mengeluarkan air yang masuk ke dalam knalpot sehingga tidak menyimpan air dan sirkulasi lebih baik.
Perlu diingat juga, perawatan dan pemeriksaan seluruh komponen sepeda motor yang dilakukan secara rutin akan membuat kinerjanya tetap optimal.
Berita Terkait
-
El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist
-
Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla
-
Saat Perempuan Dipaksa Masuk Standar yang Sama: Cantik Versi Siapa?
-
Berhenti Mengejar Sempurna: Refleksi Perempuan dalam Menghadapi Standar Sosial
-
Negara Ini Tolak Kehadiran Mobil Listrik China Karena Dinilai Ancam Industri Lokal
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?