Suara.com - Sekretaris Jenderal Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Harya Setyaka Dillon mengatakan bus generasi mendatang pascapandemi perlu menyediakan fitur baru agar penumpang merasa nyaman dan aman.
"Desain bus generasi berikutnya adalah pandemic proofing biar penumpang lebih nyaman dan yakin atas keamanannya," kata Harya dalam webinar, Rabu (8/6/2022).
Fitur-fitur yang membuat penumpang angkutan umum menjadi lebih nyaman setelah pandemi diantaranya adalah keberadaan penyaring udara, disinfektan ultraviolet hingga ionizer.
Kendaraan berbasis listrik diyakini menjadi bagian dari masa depan transportasi umum, oleh karena itu bus generasi baru harus punya desain baru yang lebih ringan karena bobot baterai berat.
"Tantangan ke depan mencari sasis dan bodi yang lebih enteng," katanya.
Jalan menuju elektrifikasi kian terbuka lebar. Keraguan yang sempat muncul soal kendaraan listrik sudah terkikis. Salah satu contohnya adalah uji coba tiga bus listrik yang dilakukan TransJakarta pada rute Kampung Melayu - Tanah Abang (5F) untuk mengetahui ketahanan baterai dan memastikan sertifikasi kesesuaian terhadap kebutuhan TransJakarta.
"Bahkan bukan soal kapan mulai elektrifikasi, karena itu sudah terjawab," katanya.
Agar kendaraan berbasis listrik kian berkembang, teknologi baterai menjadi kunci penting. Bila teknologi baterai sudah kian mutakhir, penggunaan bus listrik bisa diterapkan tak hanya di dalam kota, tapi untuk angkutan antar kota dan provinsi. Hingga saat ini, teknologi baterai pada kendaraan masih terbatas. Kendaraan listrik dengan sekali pengisian daya bisa mencapai jarak 300 kilometer dengan kecepatan 70 km/jam.
Direktur PT Tentrem Sejahtera, Yohan Wahyudi, mengatakan pihaknya siap untuk membantu menyukseskan program pemerintah dalam mengurangi karbon emisi.
Baca Juga: TransJakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Kampung Melayu-Tanah Abang Selama Tiga Bulan
"Kami berminat dan siap untuk membuat bodi bus listrik. Teknologi pengolahan raw material kita sudah mumpuni, dan kita juga telah memiliki desain yang memang bisa lebih ringan dan kuat," ujar dia.
Sebelumnya, perusahaan karoseri asal Malang, Jawa Timur ini sudah membuat bodi bus dari material aluminium yang lebih ringan hingga 500 kilogram, membuat bahan bakar solar lebih efisien serta lebih hemat dalam penggunaan ban.
Ketua DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) DI Yogyakarta, V. Hantoro, menambahkan di tengah perkembangan teknologi bus yang cepat, operator harus tetap memperhatikan armada dan awak angkutan serta menata kendaraan agar tidak terjadi kecelakaan. [Antara]
Berita Terkait
-
Karena Ini, Transjakarta Tutup Sementara Halte Manggarai Mulai Besok
-
Jakarta Selatan Mulai Tergenang Banjir, Layanan Transjakarta Pangkas Rute
-
Kualitas Udara Jakarta Terburuk, Pramono Anung Janji Percepat Bus Listrik dan PLTSa
-
Kemnaker dan Transjakarta Kerja Sama untuk Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Sektor Transportasi
-
Srikandi Jalanan: Melawan Lelah dan Stigma Demi Masa Depan Buah Hati
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Semudah Merawat Avanza, Toyota Etios Valco sama Daihatsu Sirion Mending Mana?
-
Terpopuler: Alternatif Pajero Sport yang Kebal Biosolar, Motor Cakep Yamaha Penantang Scoopy
-
Serbuan Merek China Sukses Buat Penjualan Mobil Listrik Indomobil Lampaui Target 50 Persen
-
Kurangi Subsidi BBM Alasan Menkeu Purbaya Sepakat Berikan Insentif Kendaraan Listrik Mulai Juni
-
Motor Yamaha Satu Ini Bikin Scoopy Bisa Terpukul Mundur, Segini Harganya
-
Reinkarnasi Freelander Melalui Tangan Dingin Chery Siap Goyang Dominasi SUV Premium Global
-
Geely Bertekad Menjadi Toyota Versi China di Tengah Sengitnya Persaingan Industri Otomotif
-
Hitungan Gila BBM Fortuner 2026, Uang Bensin Setahun Kini Setara 18 Gram Emas Antam
-
Mobil Listrik Geely Termurah Mulai Harga Berapa? Ini Daftar Lengkapnya di Indonesia
-
Indomobil Gelar Pameran Khusus Mobil Listrik Demi Genjot Penjualan