Suara.com - Mempertahankan tekanan angin ban yang benar sangat penting guna membantu mengoptimalkan kinerja ban dan penghematan bahan bakar. Sedangkan yang terlalu kempes sama bermasalahnya dengan ban yang kurang angin. Adapun cara mengetahui tekanan angin ban mobil yang ideal yakni sebagai berikut.
Diketahui, mengemudi dengan ban yang kurang angin adalah salah satu penyebab terbesar kerusakan ban. Ban yang kurang angin dapat menyebabkan banyak masalah lain seperti lebih cepat aus, penanganan yang buruk, dan mengurangi efisiensi bahan bakar.
Selain itu, ban yang terlalu kempes lebih rentan terhadap kerusakan akibat ketidakrataan jalan, dan ini juga menciptakan pengendaraan yang lebih bergelombang. Mengisi penuh ban kendaraan Anda bisa berbahaya jadi penting bagi Anda untuk mengetahui apa yang direkomendasikan untuk tekanan angin pada kendaraan Anda.
Karena tekanan ban sangat penting untuk keselamatan Anda dan kinerja mobil Anda secara keseluruhan, penting untuk mengetahui tingkat tekanan ban yang tepat untuk kendaraan Anda. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasan mengenai cara mengetahui tekanan angin ban mobil yang ideal.
Rekomendasi Tekanan Angin Ban mobil yang Ideal
Penting untuk diketahui bahwa ukuran tekanan angin ban pada setiap jenis mobil tidak dapat disamakan, sebab ukuran tekanan angin ban pada mobil ini tergantung dari jenis mobil maupun ban dari pabrikan.
Nah, adapun cara mengetahui tekanan angin pada ban mobil yakni sebagai berikut:
- Mencermati Tire-Loading Information (Informasi Tekanan Ban) yang umumnya terletak di frame pilar pintu bagian depan kanan mobil, tepatnya di pintu pengemudi.
- Lalu, Anda buka pintu bagian kanan depan pengemudi. Tepat sebelah kanan di bawah jok pengemudi, Anda bisa melihat stiker kotak berisi informasi tekanan ban.
Namun perlu diingat bahwa tekanan angin ban mobil yang ideal dipengaruhi situasi serta faktor-faktor lainnya. Adapun salah satu faktor yang dapat mempengaruhi tekanan ban mobil yang ideal yaitu berat yang diangkut. Semakin berat bebannya, maka harus ditingkatkan pula tekanan bannya.
Contohnya, jika dalam mobil All New Kijang Innova berisi 7 orang, tekanan ban normal yang mulanya 33 psi harus ditingkatkan menjadi 36 Psi. Jadi, berapa banyaknya tekanan angin ban yang dibutuhkan ini tergantung dari sejumlah faktor, seperti: jenis kendaraan, jenis ban, tujuan penggunaan kendaraan, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Kapan Waktu Ideal Mengganti Ban Mobil?
Demikian informasi mengenai tekanan angin ban mobil yang idel yang perlu diketahui para pemilik mobil agar tetap nyaman digunakan dalam berbagai medan.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Wuling Siapkan Posko Siaga 24 Jam dan Diskon Servis Mudik Lebaran 2026
-
BYD Siapkan SPKLU Fast Charging di Posko Mudik Lebaran, Eksklusif untuk Konsumen
-
Penjualan Kendaraan Niaga Naik di Februari, Kadin: Geliat Ramadan dan Berkah Proyek Pemerintah
-
Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah
-
Daftar Mobil China Terlaris Februari 2026 BYD Masih Dominan
-
Bikin Mudik Makin Aman, Ini Camilan Sehat yang Tidak Bikin Ngantuk Menyetir
-
7 Trik Cerdas Sewa Mobil untuk Mudik Lebaran 2026: Hemat, Aman, dan Bikin Keluarga Senang
-
Mobil Bekas Cocok Dipakai Jangka Panjang: 5 Opsi Tunggangan Irit BBM, Konsumsi Kurang dari 15 Km/L
-
Daftar Lengkap Titik Macet Parah di Jawa Barat saat Mudik 2026, Hindari agar Tak Tua di Jalan
-
Tren Mobil Hybrid Meningkat Jetour T2 PHEV Siap Jadi Pendatang Baru di Pertengahan Tahun