Suara.com - Toyota Motor Corporation (TMC) Jepang baru saja menyatakan bahwa pemesanan atas All-New Toyota Land Cruiser 300 mesti ditangguhkan terkait daftar pemesanan melebihi kapasitas produksi.
Sementara itu, situasi di Tanah Air berbeda. PT Toyota Astra Motor (TAM) mengungkapkan masih membuka pemesanan untuk All-New Toyota Land Cruiser 300.
"Kami tidak menutup pemesanan, jika memang ada yang berminat. Tetapi balik lagi karena demand yang tinggi sangat mungkin ada dampak di soal waktu tunggu yang bisa jadi bervariasi dan cukup lama. Mengingat saat ini daftar tunggu kami juga masih cukup tinggi dari permintaan yang sudah masuk," ujar Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM, saat dihubungi Suara.com.
Sehingga ia meminta maaf apabila ada potensi waktu tunggu yang cukup lama. Dealer juga akan menginformasikan detail ke calon peminat tentang kondisi saat ini. Khususnya seperti apa gambarannya jika melakukan pemesanan.
Tidak hanya global, pemesanan di Indonesia sampai Mei 2022 secara retail sales sudah mencapai 166 unit.
"Ini sudah jauh lebih besar bahkan hampir dua kali lipat dari waktu yang sama tahun lalu," ungkap Anton Jimmi Suwandy.
Sebelummya Toyota Jepang telah mengumumkan untuk menangguhkan pesanan Land Cruiser 300 akibat angka permintaan yang telah melampaui kapasitas produksi.
"Land Cruiser telah diterima dengan sangat baik. Tidak hanya di Jepang, akan tetapi di negara-negara lain di seluruh dunia, dan kami telah menerima pesanan yang jauh melebihi kapasitas produksi kami. Jadi kami saat ini menangguhkan pemesanan," demikian bunyi keterangan Toyota, dikutip dari Chasing Cars.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Kecelakaan Mobil di Ibiza, Ini Pesannya Kepada Sesama Pengguna Jalan Raya
Terkait keputusan penangguhan, Toyota belum memberi informasi kapan batas waktu berlangsung sampai keran pemesanan dibuka kembali.
Berita Terkait
-
Toyota Tantang Kemampuan Siswa SMK Lewat Donasi Mesin Mobil Kejar Ketertinggalan Dunia Industri
-
Akselerasi Pemulihan Bencana Aceh Toyota Kerahkan Tiga Unit Kijang Innova Jadi Armada Medis
-
Toyota Indonesia Gelontorkan Rp 1,3 Triliun Perkuat Produksi Baterai Mobil Listrik Bareng CATL
-
Pemanfaatan Smart Road Safety Policing untuk Mudik Lebaran
-
Agrinas Tawarkan Pengadaan Pikap Kopdes Merah Putih, Toyota: Harga Tidak Ketemu
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang