Suara.com - Peneliti keamanan kendaraan baru-baru ini memposting sebuah video cara meretas dan menyalakan beberapa mobil Honda dari jarak jauh menggunakan radio genggam.
Menurut para peneliti, peretasan ini dimungkinkan karena beberapa model mobil Honda yang dibuat antara 2012 dan 2022 memiliki sistem keamanan tanpa kunci yang rentan terhadap peretasan.
Sistem berjudul Rolling-PWN ini memiliki cara kerja yang mirip dengan teknologi yang sebelumnya disematkan pada produk Volkswagen dan Tesla.
Saat meretas, para peneliti menggunakan peralatan radio, di mana seseorang telah merekam sinyal radio yang sah dari kunci Honda kemudian mengirimkan kembali ke mobil.
Secara teori, seperti dilansir dari The Verge, banyak mobil modern menggunakan apa yang disebut sistem kunci bergulir. Pada dasarnya membuat setiap sinyal hanya akan berfungsi sekali. Saat pemilik menekan tombol untuk membuka kunci mobil, maka mobil akan terbuka, dan sinyal tidak akan dapat digunakan untuk yang kedua kali.
Namun sepertinya tidak semua mobil Honda baru memiliki tingkat perlindungan tersebut. Para peneliti juga menemukan kerentanan Honda Civic 2016 hingga 2020 justru menggunakan sinyal yang tidak terenkripsi.
Menanggapi hal ini, Honda mengatakan kepada The Drive bahwa sistem keamanan yang ditempatkan pada key fob dan mobilnya tidak akan membiarkan kerentanan seperti yang ditunjukkan dalam laporan tersebut.
Dengan kata lain, perusahaan mengatakan serangan itu seharusnya tidak mungkin terjadi. Namun sayang pembuat mobil asal Jepang ini tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.
Baca Juga: Teknologi Bluelink Disematkan pada Hyundai Stargazer, Bisa Kirim Data Lokasi Bila Kendaraan Dicuri
Berita Terkait
-
6 Cara Mengamankan Akun Instagram agar Tidak Diretas seperti Ahmad Dhani
-
Belajar dari Kasus Ahmad Dhani, Ini 5 Cara Pulihkan Akun Instagram yang Diretas
-
Kabar Baik Usai Kecelakaan Bekasi! KAI: 99% Kereta Kembali On Time, 20 Ribu Tiket Tuntas Direfund
-
7 Motor Listrik Anti Mogok Kuat Jarak Tempuh Jauh, Harga Affordable
-
Operasional Kereta Api Jarak Jauh Mulai Normal, Tapi Masih Terlambat
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
3 Alasan Honda Mengendurkan Target EV
-
Ini Mobil CVT yang Transmisinya Bandel Belt Jarang Putus Menurut Mekanik, Harga Mulai 80 Jutaan
-
Beda Posisi Riding Anti Pegal dan Selisih Rp2 Jutaan, Mending Pinang Vario 125 Street atau Standar?
-
Rincian Harga Motor Matik Premium Honda Mei 2026: Vario Termurah hingga ADV Kasta Tertinggi
-
Harga Terjun Bebas, 3 Alasan Fortuner Tipe Ini Ternyata Lebih Nyaman dari Tipe GR, Masih Worth It?
-
Seberapa Kompetitif Suzuki Burgman 15 untuk Ladeni PCX dan Nmax? Begini Komparasinya
-
Spesialis Jalan Jelek: X-Ride vs BeAT Street vs NEX Crossover Mending Mana?
-
Nongol di Dealer, Honda Punya Penantang Yamaha X-Ride: Segini Harganya
-
Tinggalkan Kesan Jadul, Pesaing Honda Revo Ini Tembus 96 Km/Liter dan Bertabur Fitur Skutik Premium
-
Tegas Sentil ASN Makan Uang Rakyat, Isi Garasi Menteri PU Bukan Kaleng-kaleng: Sudah Upgrade Lexus