Suara.com - PT Piaggio Indonesia meramaikan pasar skutik bongsor Tanah Air dengan meluncurkan Aprilia SR-GT 200.
Berdesain gaya adventure, tersedia dua varian, yaitu Aprilia SR-GT 200 dipasarkan Rp 60 juta dan Aprilia SR-GT 200 Sport Rp 61,5 juta.
Berikut spesifikasi yang ditawarkan oleh Aprilia SR-GT 200 untuk pasar Indonesia:
Secara desain, tampilan samping Aprilia SR-GT terlihat ramping, dengan overhang yang dikurangi dan garis tegas yang menekankan kesan sporty. Selain itu, desain jok Aprilia SR-GT sedikit ditarik mundur, sehingga memberikan kesan "active and ready" dibandingkan skuter pada umumnya.
Berlanjut pada bagian depan yang menonjol adalah klaster tiga lampu full LED, yang merupakan ciri khas dari motor-motor sport dari brand Aprilia, serta fairing ganda yang muncul di sisi pelindung.
Ada pula penambahan kaca penahan angin atau windshield dan setang lebar terbuka yang berkontribusi pada kemampuan kontrol total, terutama saat bermanuver dengan kecepatan rendah di lalu-lintas kota.
Bobot dan pelek
Sebagai skutik bongsor, bobot motor ini hanya 148 kg saat tangki penuh yang ditopang pelek alloy berukuran 14 inci di depan dan 13 inci di belakang dengan lebar ban 110/ 80 dan 130/70.
Baca Juga: Meriahkan Pasar Skutik Bongsor Indonesia, Ini Daftar Harga dan Spek Aprilia SR-GT 200
Rem
Sistem pengereman menggunakan cakram depan petal 260 mm. Sementara bagian belakang dilengkapi cakram 220 mm berbentuk kelopak untuk versi Sport.
Ground clearance
Aprilia SR-GT juga tampil menonjol dengan ground clearance minimal 175 mm. Hal ini memungkinkan pengendara dengan mudah mengatasi setiap gundukan di jalan dan turunan apapun.
Mesin
Aprilia SR-GT 200 hadir dengan mesin i-get terbaru lengkap dengan sistem Start & Stop untuk kinerja premium, serta sistem pencahayaan LED penuh, dan instrumen LCD.
Terkait tenaga, skutik ini mengandalkan mesin silinder tunggal 174cc i-get yang mampu melontarkan tenaga 13 kW pada 8.500 rpm dan torsi 16,5 Nm pada 7000 rpm.
Warna
Di Indonesia, SR-GT 200 tersedia pilihan warna Aprilia Black, Infinity Blue dan Street Grey. Sedangkan SR-GT Sport 200 pilihan warnanya adalah Street Gold, Iridium Grey dan Red Raceway.
Berita Terkait
-
Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Vivo X300 FE Hadir Global: Desain Mirip iPhone, Kamera Kelas Profesional
-
Buku Ya Tuhan, Desain Grafis, Deadline, Doa: Curhat Absurd Pekerja Kreatif
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi