Suara.com - Solar menjadi incaran beberapa konsumen terutama sopir truk yang membutuhkannya sebagai bahan bakar. Namun tak sedikit di beberapa wilayah yang justru stok solar menipis.
Hal inilah yang membuat para sopir truk harus berebut untuk mendapatkan solar agar kendaraannya bisa digunakan. Seperti yang terlihat dalam sebuah unggahan akun Instagram @romansasopirtruck yang satu ini.
Dalam unggahan tersebut, terlihat puluhan sopir truk rela mengantre di sebuah SPBu. Hal ini guna untuk mendapatkan bahan bakar solar.
Antrean-nya pun terlihat sampai memenuhi jalan protokol. Ketika mendapatkan jatah untuk maju, satu persatu para sopir truk mengendarai kendaraannya cukup brutal.
Saat masuk ke area SPBU, mereka berasa rebutann sembako. Siapa cepat dia yang dapat. Mungkin itu yang bisa menjadi gambaran dalam video unggahannya tersebut.
Tampak beberapa sopir truk harus senggolan agar bisa mendapatkan solar yang diinginkannya. Bahkan mereka taks egan-segan ngebut sampai knalpot kendaraannya keluar asap hitam agar mendapatkan jatah solar.
Menurut keterangan pengunggah, insiden ini terjadi di SPBU daerah Kalimantan Selatan.
"Perjuangan untuk mendapatkan solar. TKP Kalsel," tulis caption dari unggahan tersebut.
Video ini viral di media sosial dan mengundang reaksi dari warganet di kolom komentar.
Baca Juga: Dua Orang Tewas Dalam Kecelakaan Fortuner dan Truk Tronton di Tol Semarang-Boyolali
"Definisi hanya bisa naik tampai bisa membeli," tulis @kaw***.
"Wahai solar jangan Sok Kenal Sok Jauh lah, hehe," beber @bal***.
"infrastruktur diperbaharui tapi BBM untuk transportasi dibatasi, sekali isi cuma dapat 70 liter tidak sampai tujuan harus antri lagi iya klo dapat keburu busuk klo dapat muatan buah ato sayuran," celetuk @ad***.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih