“Kamu baru rumah. Aku punya dua mobil. Ikut abang, dek,” kata pria kedua.
Demikian pula pria ketiga yang mengaku lebih kaya ketimbang dua pria sebelumnya.
“Awak punya tiga mobil. Sama abang, ya,” tuturnya.
Tapi, pria keempat menyatakan dirinya jauh lebih kaya ketimbang tiga pria sebelumnya.
“Kalian baru punya sawah sama mobil. Saya punya (kapal) fery dua. Ayuk, ikut saya, mbak. Halooo…” ucapnya.
Namun pernyataan dari keempat pria tersebut ditolak mentah-mentah oleh AKP Rita Yuliana. Mereka tak masuk dalam kriteria yang sedang dicari AKP Rita Yuliana.
“Gak ada yang masuk, nih, Pak Bhabin. Yaudah deh, makasih ya,” ucap AKP Rita Yuliana meninggalkan keempat pria itu.
Lalu para pria tersebut seperti saling menyalahkan karena membuat AKP Rita Yuliana pergi begitu saja. Aipda Herman Hadi Basuki atau lebih dikenal Pak Bhabin pun kemudian memberikan klarifikasi terhadap keempat pria tersebut.
Ternyata AKP Rita Yuliana tak mencari pasangan hidup, melainkan sedang melakukan pendataan untuk mereka yang berhak menerima bantuan sosial dari Satlantas Polres Lombok Timur.
Baca Juga: Terpikat Mobil Listrik? Silakan Jajal Terlebih Dahulu di GIIAS 2022, Begini Caranya
“Dia itu tugasnya mendata siapa-siapa yang berhak menerima bantuan,” terang Aipda Herman.
“Kamu sih, ngaku-ngaku kaya. Ya nggak dapet, lah,” tandasnya.
Para pria tersebut pun akhirnya menyesal telah mengaku-ngaku punya harta melimpah kepada AKP Rita Yuliana.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga