Suara.com - PT Isuzu Astra Motor Indonesia membukukan kinerja positif selama berpameran di Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2022 dan semester pertama 2022 berkat layanan purna jual prima yang memacu konsumen loyal untuk melakukan pemesanan kembali (repeat order).
Kenaikan penjualan selama pameran yang dihelat pada 11-21 Agustus 2022 itu sejalan dengan kinerja Isuzu yang terus menanjak. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan Isuzu naik 52 persen dari 17.855 unit pada 2020 menjadi 27.276 unit pada 2021.
Pada semester I tahun ini Isuzu menjual 14.956 unit mobil, naik 25 persen jika dibandingkan periode tahun lalu sebanyak 11.968 unit.
"Kami berupaya memberikan pelayanan maksimal, fokus pada apa yang dibutuhkan konsumen. Apalagi kendaraan Isuzu yang digunakan merupakan alat produksi yang sebisa mungkin tidak boleh stop operasi, sehingga performa harus terus prima,” tutur General Manager Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Attias Asril dalam siaran resmi pada Senin (22/8/2022).
Ia menjelaskan, konsumen loyal yang melakukan pemesanan kembali (repeat order) berkontribusi separuh (50 persen) dalam penjualan Isuzu, berkat optimalisasi layanan purna jual dalam menunjang bisnis konsumen.
Untuk itu, Isuzu menyatakan terus memperkuat layanan purna jual seperti menambah jaringan bengkel dan mengoptimalkan semua Bengkel Isuzu Berjalan (BIB), bengkel mitra Isuzu (BMI), partshop, program kontrak aftersales service, dan fasilitas Isuzu Link.
Hingga Juli 2022, Isuzu memiliki 108 bengkel BMI, 157 bengkel BIB, dan 1.615 gerai partshop. Isuzu meningkatkan layanan purna jual dengan membuka Part Depo Makassar untuk melayani konsumen Indonesia Bagian Timur (IBT).
President Direktur PT IAMI Ernando Demily menyatakan beberapa faktor yang mendorong industri kendaraan niaga terus bergairah, antara lain membaiknya harga komoditas, meningkatnya industri cold chain, proyek infrastruktur pemerintah, hingga perkembangan e-commerce yang memerlukan armada pengangkut logistik.
“Makanya, kami optimistis pasar kendaraan niaga tetap akan tumbuh,” ujar Ernando, seraya menambahkan bahwa Isuzu menargetkan peningkatan pangsa pasar segmen ELF 25 persen, Giga 14 persen, dan Traga 35 persen.
Baca Juga: Honda Jual Nyaris 2000 Mobil di GIIAS 2022
Direktur PT Astra International Tbk Gidion Hasan menyatakan Isuzu memiliki kekuatan dari sisi produk karena berpengalaman dengan mesin untuk Euro4, yakni telah 11 tahun menggunakan mesin commonrail. [Antara]
Berita Terkait
-
5 Mobil Mirip Isuzu Panther yang Irit BBM dan Bandel untuk Jangka Panjang
-
Mengapa Isuzu Panther Dijuluki Raja Mobil Diesel?
-
5 Rekomendasi Mobil Diesel di Bawah Rp100 Juta, Ada Rajanya Mobil Diesel
-
Terpopuler: Biaya Perawatan Isuzu Panther, Rekomendasi Motor Listrik Setangguh PCX
-
Berapa Biaya Pelihara Isuzu Panther? Cek Kisaran Budget Operasional dan Harga Bekasnya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi