Suara.com - Sebuah insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan pemotor menjadi sorotan publik. Hal ini lantaran pemotor tersebut menabrak gerobak penjual sate yang berada di pinggir jalan.
Insiden ini diabadikan dalam sebuah unggahan akun Twitter @ndagels yang kemudian menjadi viral di media sosial.
Dalam tayangan video tersebut, terlihat jelas detik-detik pemotor yang menabrak gerobak penjual sate di pinggir jalan.
Awalnya, lalu lintas terlihat sepi. Hanya terdapat beberapa pemotor yang melintas di jalan. Di sekitar jalan, terdapat penjual sate yang berjualan di pinggir jalan. Di dalamnya terdapat pembeli yang sedang menyantap makanannya.
Tiba-tiba, muncul sosok pemotor melintas dengan cukup kencang. Lalu pemotor tersebut menabrak gerobak penjual sate hingga membuat para pembeli berhamburan keluar.
Pemotor yang menabrak tadi kemudian meninggalkan motor yang digunakan untuk menabrak. Gerobak pun hancur serta tenda yang digunakan untuk jualan roboh.
Usut punya usut, ternyata penyebab pemotor tersebut menabrak gerobak sate karena kena sleeding pemotor wanita yang berada di belakangnya.
Hal ini membuat pemotor tadi mendadak kaget dan langsung menabrak gerobak penjual sate. Video ini langsung direspons oleh warganet di kolom komentar postingan tersebut.
"Jalan sepi gini kok ya masih aja simbaknya nyleding motor orang dan yang gak bisa dipungkiri kalau banyak kecelakaan disebabkan oleh cewe bawa motor ngawur," tulis @ami***.
"Kasihan eh tukang satenya," beber @sun***.
"Ada masuk akalnya, kenapa dulu Arab Saudi sempat melarang wanita menyetir kendaraan," celetuk @gon***.
Jika melihat dari video tersebut, kemungkinan pemotor tidak fokus pada saat berkendara. Padahal fokus di saat berkendara memang cukup penting demi keselamatan.
Hal ini diatur oleh Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 106 ayat (1).
"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi."
Konsentrasi yang dimaksud dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 pasal 106 ayat (1) tersebut yaitu pengemudi harus memperhatikan jalan dengan fokus.
Ini dilakukan agar tidak menimbulkan bahaya terhadap keselamatan diri sendiri, penumpang, dan pengguna jalan yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya