- GAC-Toyota resmi meluncurkan SUV listrik bZ3X Knight Edition di pasar Tiongkok pada pertengahan tahun 2026 mendatang.
- Model ini menawarkan dimensi setara Toyota RAV4 dengan harga terjangkau mulai dari Rp299 juta untuk varian tertentu.
- Kendaraan dilengkapi fitur premium seperti sistem audio Yamaha serta teknologi sensor Lidar guna mendukung sistem kemudi otonom.
Suara.com - Toyota melalui joint venture dengan GAC di Tiongkok resmi menghadirkan bZ3X Knight Edition, mobil SUV listrik kompak yang dimensinya setara Toyota RAV4 bahkan mendekati Fortuner.
Model ini hadir dengan tampilan serba hitam, fitur premium, dan harga yang relatif terjangkau untuk kelasnya.
Mobil listrik ini dikembangkan oleh GAC-Toyota, hasil kolaborasi Toyota dengan Guangzhou Automobile Group.
Knight Edition menjadi varian khusus dari bZ3X, dengan ciri khas eksterior serba gelap, emblem hitam, serta velg aero 18 inci berwarna hitam-perak.
Knight Edition diperkenalkan pada pertengahan 2026 di pasar Tiongkok. Model ini melengkapi jajaran bZ3X yang sebelumnya sudah tersedia dalam versi standar dan Max.
SUV listrik ini hanya tersedia di Tiongkok, dengan harga mulai Rp299 juta (USD 16.900) untuk varian 520 Pro Knight Edition, dan Rp352 juta (USD 19.900) untuk versi 520 Pro Lidar Knight Edition.
Harga ini jauh lebih murah dibanding SUV listrik Toyota di pasar Amerika, yang bisa tembus Rp617 juta (USD 34.900).
bZ3X Knight Edition menjadi bukti bahwa Toyota serius menggarap segmen SUV listrik terjangkau.
Dengan harga mirip BYD Atto 1, mobil ini menawarkan alternatif menarik bagi konsumen yang ingin SUV listrik berukuran besar dengan fitur premium tanpa harus membayar mahal.
Baca Juga: CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
Secara teknis, Knight Edition tetap memakai motor listrik 201 hp dengan baterai 58 kWh, jarak tempuh hingga 520 km (WLTC).
Varian Max di luar Knight Edition bahkan lebih bertenaga dengan 221 hp dan baterai 68 kWh, jarak tempuh 610 km.
Dimensi bZ3X Knight Edition:
- Panjang 4.600 mm
- Lebar 1.875 mm
- Tinggi 1.645 mm
- Wheelbase 2.765 mm
Dimensi ini membuatnya sekelas RAV4, namun wheelbase lebih panjang sehingga kabin lebih lega. Bobotnya 1.835 kg, khas SUV listrik menengah.
Fitur unggulan Knight Edition:
- Sistem audio Yamaha 11 speaker.
- Kursi depan dengan pemanas, ventilasi, dan pijat.
- Meja lipat di belakang kursi depan ala kabin pesawat.
- Varian Lidar dengan sensor canggih di kaca depan untuk mendukung fitur otonom.
Dengan harga Rp300 jutaan, bZ3X Knight Edition bisa jadi SUV listrik keluarga yang setara Fortuner dalam hal dimensi, tapi jauh lebih hemat biaya operasional.
Jika masuk ke Indonesia, mobil ini berpotensi mengganggu pasar SUV konvensional yang masih bergantung pada mesin bensin.
Berita Terkait
-
CSI Banting Harga Chery E5, Turun Sampai Rp 40 Juta
-
GAC Aion KS Tubun Hadirkan Fasilitas Istirahat Driver Online dan Gratis Pengisian Daya
-
Harga Beda Jauh, Apakah Toyota Vios Hybrid Lebih Worth It Dibanding Versi Biasa?
-
BRI KKB Hadirkan Promo Pembiayaan Mobil Listrik, Bunga Mulai 3% Flat hingga 31 Agustus 2026
-
Rugi Triliunan Gara-Gara Mobil Listrik Honda Pilih Main Aman Lewat Teknologi Hybrid
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan