Suara.com - Beredar sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan polisi tidur yang membuat pemotor berjatuhan. Hal ini disebabkan lantaran polisi tidur dicat mirip zebra cross.
Video polisi tidur yang memakan korban pemotor ini diunggah oleh akun Twitter @sopir_idiot.
Dalam rekaman itu terlihat wanita berbaju tidur terbaring sedang tidak sadarkan diri dan terlihat sedang dibantu oleh sosok pria.
Lalu tak lama kemudian menyusul, pemotor 2 pria remaja seperti anak sekolah jatuh.
Sontak tak lama kemudian terlihat seorang perempuan berbaju hitam menolong anak tersebut.
"Beberapa pengendara terjatuh akibat speed bump (polisi tidur) yang dicat merupai zebra cross di Danau Sunter," tulis caption dari unggahan tersebut.
Video ini menuai respons dari warganet di kolom komentar.
"Polisi tidur aja nyusahin ya," tulis @tut***.
"Meresahkan emang klo lewat situ," beber @muu***.
Baca Juga: Nissan Livina Kena Apes Usai Lewati Polisi Tidur, Posisi Ban Depan Jadi Sorotan
"Bukannya dari dulu udah gitu ya ? Klo garisnya nyerong kan emang buat polisi tidur," cuit @kri***.
Dalam pembuatan polisi tidur, memang sudah diatur dalam Undang-undang. Namun polisi tidur tidak ditemukan secara khusus dalamUU LLAJ. Tetapi, dalam beberapa peraturan daerah, polisi tidur ini dikenal dengan nama tanggul jalan atau tanggul pengaman jalan.
Sedangkan dalam UU LLAJ, dikenal dengan istilah alat pengendali dan pengaman pengguna jalan atau alat pembatas kecepatan dalam PP 79/2013.
Dalam aturan tersebut, polisi tidur bisa didefinisikan pada alat pembatas kecepatan. Alat pembatas kecepatan meliputi:
- Speed bumb;
- Speed hump; dan
- Speed table.
Ketentuan Speed Bump
Speed bump berbentuk penampang melintang dengan spesifikasi sebagai berikut:
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura