Suara.com - Pameran sepeda motor Indonesia Motorcycle Show atau IMOS 2022 yang akan digelar pada November mendatang akan turut mengundang produsen sepeda motor non-anggota.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia atau AISI dalam keterangannya akhir pekan kemarin, mengatakan pameran yang digelar di Jakarta Convention Center pada 2- 6 November tersebut akan diramaikan oleh perusahaan-perusahaan sepeda motor listrik yang saat ini mulai menjamur.
“Berkaitan dengan dukungan kami terhadap program pemerintah, kami juga akan mengundang para produsen-produsen kendaraan listrik yang saat ini mulai tumbuh di Indonesia untuk dapat bergabung dalam pameran sepeda motor terbesar di Indonesia saat ini,” kata Sigit Kumala Ketua Bidang Komersial AISI yang juga Ketua panitia pelaksanaan IMOS 2022.
Pelibatan perusahaan motor listrik non-anggota AISI ini merupakan bentuk dukungan kepada kebijakan pemerintah terkait kendaraan ramah lingkungan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 15 tahun 2019 mengenai percepatan produksi kendaraan listrik.
Sementara dalam siaran pers Senin (12/9/2022), AISI kembali menegaskan bahwa motor listrik akan menjadi salah satu fokus IMOS 2022.
"Isu kendaraan yang ramah lingkungan juga menjadi fokus AISI. Oleh karena itu Kami juga mendorong dihadirkannya sepeda motor dengan teknologi terbaru yang semakin ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik," kata Sigit.
IMOS 2022 akan diikuti oleh para produsen motor anggota AISI, yakni Honda, Yamaha, Suzuki, TVS dan Kawasaki. Selain itu akan ada juga merek-merek lain seperti Davigo, ION Mobility, Italjet, NIU, dan Royal Alloy.
Merek-merek yang disebut belakangan ini, terang AISI, yang akan akan membawa berbagai sepeda motor listrik.
Mengusung tema Ride a Better Lifestyle, IMOS 2022 akan juga akan menghadirkan berbagai program untuk memberikan informasi dan edukasi kepada para pengendara sepeda motor lewat workshop, dan program-program lainnya.
Baca Juga: IMOS 2022 Akan Digelar November, Depankan Sepeda Motor Listrik
Salah satu program yang akan memberikan informasi dan juga inspirasi adalah IMOS Garage Build (IGB). Program yang melibatkan industri kreatif di bidang modifikasi sepeda motor dengan menggandeng modifikator kenamaan Atenx dari Katros Garage dan RC Motogarage.
“Inovasi yang dihadirkan pada IMOS 2022 nanti kami harap akan menjadi barometer perkembangan industri sepeda motor Indonesia menuju masa depan,” pungkas Sigit.
IMOS sendiri terakhir digelar pada 2018. Pameran yang lazim digelar sekali dalam dua tahun itu absen digelar pada 2020 akibat pandemi Covid-19.
Berita Terkait
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Baru! Harga Mirip Aerox, Sekali Cas Bisa Tempuh Jogja-Semarang
-
5 Rekomendasi Motor Listrik untuk Orang Tua, Gampang Dikendarai dan Perawatan Minim
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
Asosiasi Desak Pemerintah Gunakan Motor Listrik untuk Kendaraan Dinas Demi Keberlanjutan Industri
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
Terkini
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera
-
3 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Bagasi Luas, Cocok buat Usaha Kecil-kecilan
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?
-
Gadai BPKB Mobil di SEVA Jadi Alternatif Pembiayaan, Ini Syarat dan Prosesnya