Suara.com - Pasar otomotif saat ini dinilai sudah masuk dalam kondisi normal. Bila di masa pandemi Covid-19, pemerintah banyak memberi keringanan pada market otomotif, maka di masa pasca pandemi ini, kebutuhan masyarakat untuk memiliki kendaraan mulai marak lagi.
Hal ini dijelaskan Marketing Planning & New Business Division Head, Lina Agustina, dalam WorkshopWartawanIndustri, Jakarta, Selasa (28/9/2022).
"Pada masa pandemi, pemerintah banyak memberi keringanan untuk otomotif market, karena berupaya untuk mendongkrak kembali penjualan. Saat ini, hal itu tidak perlu lagi dilakukan," katanya.
Berbagai kemudahan yang diberikan pemerintah di tahun-tahun sebelumnya, tak perlu lagi dilakukan, karena Toyota Astra Motor mencatat terjadinya kenaikan penjualan tahun ini sebesar 20% dari tahun sebelumnya.
"Penjualan terbanyak dirajai oleh MPV, yaitu mobil-mobil keluarga, seperti Avanza, Veloz, dan Sienta, setelah itu baru kemudian disusul MPV, misalnya Rush," tambahnya.
Hal yang sama juga terjadi pada Astra Daihatsu Motor (ADM). Hingga Agustus 2022, penjualan produk-produk ADM naik 21% daripada tahun sebelumnya. Domestic Marketing Division Head ADM, Rudy Ardiman mengatakan, 5 produk yang amat diapresiasi masyarakat adalah Sigram Grand Max, Xenia, Ayla, dan Terios.
"Kondisi ini diharapkan mampu bertahan sampai akhir tahun," katanya.
Sejak kehadirannya pada 1978, ADM telah mampu bertubuh dan mengisi kebutuhan masyarakat Indonesia pada kendaraan roda 4. Saat ini, ADM telah mampu memproduksi produk-produknya dan dieskpor ke 75 negara di dunia.
Acara WorkshopWartawanIndustri dihadiri oleh perusahaan-perusahaan dari grup Astra, yaitu Toyota Astra Motor, Astra Property, Astra Honda Motor, Isuzu Astra Motor Indonesia, Astra Infra dan Astra Daihatsu Motor.
Berita Terkait
-
Mobil Listrik Citroen My Ami Tonic Electric Edisi Khusus Britania Raya Meluncur, Desain Lampu Utama Tampil Unik
-
Industri Semen Masih Tertatih-tatih Pasca Pandemi Covid-19
-
Suzuki Siapkan 7 Produk SUV Sampai 2025, S-Presso Baru Permulaan
-
Penjualan Mobil Astra Meningkat pada Juli, GIIAS 2022 Diharapkan Mendukung Kebangkitan Sektor Otomotif
-
Perkuat Pasar, E-Commerce Mobil Bekas Ini Perluas Ekspansi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
5 Mobil Lawas Tahun 2000-an yang Desainnya Masih Terlihat Modern, Harga di Bawah Rp100 Juta
-
5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
-
Dirut IBC Klaim Permintaan Baterai Nikel untuk Kendaraan Listrik Masih Tinggi
-
5 Motor Matic Paling Irit Bensin untuk Mudik, Nyaman dan Tangguh buat Perjalanan Jauh
-
Bahaya Menggunakan Minyak Goreng Sebagai Tambahan Oli Mesin yang Berisiko Merusak Kendaraan
-
Cargloss Racing Team Capai Prestasi Gemilang di Pertamina 6 Hours Endurance Mandalika
-
Viral Insiden CV Joint Lepas L8 Patah di Tengah Sesi Test Drive
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Siapa yang Bisa Dituntut?
-
Harga Mobil Honda Terbaru Februari 2026: Harga BR-V Termurah Berapaan?