Suara.com - Pada Kamis (6/10/2022), Honda Motor Company menyatakan akan mengurangi produksi mobil hingga 40 persen di dua pabriknya di Jepang. Penyebabnya adalah masalah rantai pasokan.
Honda memutuskan untuk memangkas produksi sekitar 20 persen pada Oktober, di pabrik Suzuka dan sisanya akan diterapkan di pabrik perakitan Saitama, Tokyo.
Keputusan Honda untuk memangkas produksi seperti dikutip dari Automotive News dikarenakan keterlambatan pasokan suku cadang dan logistik akibat COVID-19 serta kekurangan chip semikonduktor.
Pengurangan produksi ini akan berdampak pada sejumlah model seperti crossover Honda Vezel EV, minivan Honda Stepwgn, dan Honda Civic.
Sebelumnya, produksi Honda di kedua pabrik kembali normal pada Juni 2022 setelah sebelumnya mengalami penurunan produksi. Namun pabrikan kembali melakukan penyesuaian produksi pada bulan berikutnya.
Sementara itu pesaing Honda, Toyota Motor Corporation pekan lalu telah mengumumkan untuk menurunkan target produksi pada Oktober sebesar 6,3 persen menjadi sekitar 750 ribu unit kendaraan karena kekurangan chip semikonduktor.
Pengumuman ini muncul sekitar seminggu setelah perusahaan menurunkan target produksi menjadi sekitar 800 ribu unit kendaraan atau turun sekitar 100 ribu unit dari rata produksi bulanan Toyota.
Baca Juga: Samsung Mengumumkan Rencana Besar untuk Mengatasi Kekurangan Chip Semikonduktor
Berita Terkait
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan
-
Skutik Urban Premium hingga Adventure, Indomobil Rilis QT dan Tyranno X di Solo
-
Terpopuler: 5 Motor Bekas Anti Culun untuk Pelajar, Fitur Andalan Honda Super-N
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Bos Toyota Akui Miliki Terlalu Banyak Model yang Bikin Bingung Konsumen
-
Mengapa Daihatsu Terios Tua Masih Jadi Pilihan di Saat Pasar Dibanjiri Model SUV Baru
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
-
Kompetisi Modifikasi Jadi Puncak Perayaan 10 Tahun Aerox Alpha di Jakarta
-
Indomobil Rilis Tyranno X Motor Listrik Pendatang Baru dengan Jarak Tempuh 160 Km