Suara.com - Oli atau pelumas berguna untuk menjaga mesin tetap dingin dan tidak bergesekan secara langsung. Pemilihan oli juga tidak boleh sembarangan, karena harus berdasarkan dengan jenis motor yang digunakan.
Untuk pengguna motor matik atau skuter matik alias skutik, kekentalan oli tentu harus menjadi perhatian. Berikut adalah kekentalan oli yang tepat untuk motor matik.
Kode oli harus diperhatikan untuk mengetahui kekentalan pelumas yang dibutuhkan kendaraan. Dikutip dari Evalube, ini tips mendapatkan pelumas sesuai peruntukan:
Kode Oli SAE
Kode SAE (Society of Automotive Engineers) biasanya bisa dilihat di bagian botol oli dan biasanya terdapat tulisan 10W-30, 10W-40, atau 20W-50.
Angka ini merupakan kode penanda tingkat kekentalan oli. Huruf W yang ada pada kode merupakan singkatan dari kata “winter”.
Formulasi oli disesuaikan dengan kondisi cuaca baik untuk musim dingin maupun musim panas. Hal ini berfungsi agar oli tidak mengental saat suhu kendaraan dingin.
Semakin kecil angka yang ada di botol oli, maka tingkat kekentalan oli semakin encer. Terdapat dua jenis kekentalan SAE, berikut penjelasannya.
Kekentalan Tunggal
Baca Juga: Tips Pilih Oli Mesin Honda BeAT, Motor Matik Teknologi Terbaru eSP
Oli dengan kekentalan tunggal atau monograde memiliki rentang perubahan kekentalan yang lebih kecil terhadap perubahan suhu mesin.
Oli ini cocok digunakan di Indonesia, maka tak heran jika banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan jenis oli ini.
Kekentalan Multigrade
Lebih fleksibel dengan kekentalan tunggal, oli jenis ini bisa menyesuaikan suhu mesin. Oli ini mampu menjaga mesin saat terjadi perubahan suhu.Misalnya pada oli 5W-30 dan 10W-30, maka oli yang lebih mampu mengalir pada suhu dingin adalah oli 5W-30.
Hal ini dikarenakan oli akan dilakukan pengujian pada -30 dan -35 derajat Celsius. Jika menemukan kode oli 15W-40, artinya tingkat kekentalan oli adalah 40 dan bisa bertahan di suhu -15 derajat Celsius. Dengan mengetahui tingkat kekentalan, maka tidak perlu khawatir kendaraanmu akan mati di suhu yang dingin.
Kode Oli API
Kode oli API (American Petroleum Institute) memiliki dua alfabet tambahan di belakang kata "API". Misalnya API SN dan API CH, kode "S" diperuntukkan untuk mesin berbahan bakar bensin atau gasoline dan kode "C" untuk bahan bakar diesel.
Berita Terkait
-
Servis Mobil Pakai Oli TOP 1 Kini Bisa Dapat Poin GarudaMiles Gratis
-
5 Pilihan Motor Matic Honda Jawara Irit Mei 2026: Dompet Merdeka, Bebas Pusing Mikir Bensin
-
Motul Indonesia Lakukan Penyesuaian Harga Pelumas Sebagai Respon Hadapi Situasi Geopolitik Global
-
Rahasia Performa Mesin Kawasaki Kini Tersedia di Toko Online Resmi
-
Motul Caplok Saham EMP demi Dorong Pertumbuhan Balap Endurance di Asia Pasifik
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Konsumsi BBM 65 Km/Liter! Ini Rahasia Dapur Pacu BYD M6 DM yang Baru Rilis di RI
-
Tembus Rp28 Jutaan di Vietnam, Apa Bedanya Honda Vario 125 Street 2026 dengan Versi Indonesia?
-
Terpopuler: Chery Q Bikin Heboh, MG Terancam
-
Maxdecal Dobrak Pasar Modifikasi Motor Lewat Teknologi Vinyl untuk Segmen Motor Besar
-
Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio
-
BYD Siap Invasi Jepang, Punggawa Nissan pun Direkrut
-
Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini
-
Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
-
Adu Chery Q dengan 5 Mobil Listrik 200 Jutaan: Harga Masih Misterius, Spek Kompetitif?