- Garuda Indonesia dan TOP 1 menjalin kolaborasi strategis di Jakarta untuk memperluas ekosistem loyalitas GarudaMiles ke sektor otomotif.
- Pelanggan akan mendapatkan 150 poin GarudaMiles setiap melakukan perawatan kendaraan menggunakan produk pelumas unggulan dari bengkel rekanan TOP 1.
- Program ini bertujuan memberikan nilai tambah bagi pelanggan setia melalui integrasi layanan transportasi udara dengan kebutuhan perawatan kendaraan rutin.
Suara.com - Maskapai nasional Garuda Indonesia memperluas ekosistem loyalitasnya melalui kolaborasi strategis dengan produsen pelumas otomotif, TOP 1.
Melalui sinergi ini para pemilik kendaraan di kota-kota besar Indonesia kini bisa mendapatkan keuntungan tambahan berupa poin penerbangan saat melakukan perawatan mesin.
Direktur Niaga Garuda Indonesia Reza Aulia Hakim menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi maskapai dalam memperluas jangkauan ekosistem GarudaMiles ke sektor gaya hidup sehari-hari termasuk bidang otomotif.
Program ini dirancang untuk memberikan nilai lebih bagi pelanggan setia yang rutin merawat kendaraannya.
"Kami mengapresiasi kerja sama partnership ini sebagai langkah positif untuk memberikan keuntungan lebih bagi anggota GarudaMiles melalui rutinitas perawatan kendaraan," kata Reza, di Jakarta, Kamis (7 Mei 2026).
Dalam program terbaru ini para anggota GarudaMiles memiliki kesempatan untuk menambah saldo poin mereka sebesar 150 GarudaMiles.
Syaratnya hanya dengan melakukan perawatan kendaraan menggunakan produk unggulan dari TOP 1. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengumpulkan poin yang nantinya dapat ditukarkan dengan tiket penerbangan atau keuntungan lainnya.
Bagi pelanggan yang ingin mendapatkan reward ini informasi lengkap dapat diakses melalui website resmi atau aplikasi FlyGaruda.
Selain melalui kanal digital program tersebut juga tersedia secara langsung bagi pelanggan yang sedang berada di jaringan bengkel rekanan TOP 1 di berbagai wilayah.
Baca Juga: Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
Langkah ini menandai tren positif dalam industri loyalitas pelanggan di Indonesia. Sektor transportasi udara dan otomotif bersinergi untuk memberikan manfaat nyata bagi konsumen.
Komisaris Utama TOP 1 Rudi Hartono menyambut baik antusiasme pasar terhadap kolaborasi ini. Ia menilai penggunaan pelumas berkualitas kini tidak hanya penting untuk durabilitas mesin tetapi juga memberikan manfaat gaya hidup.
"Semoga kerja sama ini bisa bersifat jangka panjang dan terus berlanjut ke depannya dengan inovasi-inovasi lain yang semakin memanjakan konsumen," ungkap Rudi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Cek Harga BYD Atto 1 Bekas Mei 2026: Beli Sekarang Auto Cuan
-
Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Berapa Lama Cas Motor Listrik dari 0 Sampai 100 Persen? Ini Estimasinya
-
Jangan Keliru, Denda Tak Punya SIM dan Lupa Membawa Ternyata Beda
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak
-
Bukan LCGC, Hatchback Jepang Irit Ini Cuma 60 Jutaan Tapi Kabinnya Ekstra Lega
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong
-
Rupiah Tembus Rp17.400: Mending Beli Honda BeAT, Genio, atau Scoopy Buat Ngantor?