Suara.com - PT PLN Nusantara Power (PLN NP), Subholding pembangkit listrik terbesar di Asia Tenggara memberikan dukungan atas penyelenggaraan touring mobil listrik rute Jakarta-Bali menyambut pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20.
Dikutip dari kantor berita Antara, rombongan touring dilepas dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN NP di Jalan Ketintang, Surabaya, Rabu (9/11/2022).
"PLN Nusantara Power terus berupaya untuk menjalankan program green energy dalam rangka mendukung transisi energi untuk menuju Net Zero Emission (NZE) dan pelaksanaan KTT G20," jelas Direktur Keuangan PLN NP Dwi Hartono.
Salah satu bentuk dukungan PLN NP adalah menyediakan SPKLU di Surabaya. Selepas daya baterai mobil terisi penuh, rombongan touring yang diikuti 20 unit mobil listrik meneruskan perjalanan menuju Jember dengan titik finish di Bali.
Menurutnya, dukungan juga menjadi komitmen PLN NP terhadap dekarbonisasi sektor transportasi dan transisi energi berkelanjutan yang ramah lingkungan sekaligus turut serta mendukung gelaran KTT G20 Bali pada November ini.
Pemerintah telah menyiapkan angkutan massal berbasis listrik untuk mendukung mobilitas para delegasi dan peserta kegiatan KTT G20. Salah satunya 30 bus listrik buatan dalam negeri.
Salah satu peserta touring, Wilfrid Sahat Siregar menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan PLN NP dalam gelaran kali ini.
"Saya mewakili rombongan touring mobil listrik rute Jakarta-Bali mengucapkan terima kasih atas kesediaan PLN NP dalam memberikan fasilitas untuk mengisi kembali daya baterai mobil kami. Touring Jakarta-Bali dengan menggunakan kendaraan listrik ini akan menempuh jarak 1.250 kilometer," sambutnya.
Saat finish di Bali pada 11 November 2022, kegiatan akan dilanjutkan dengan pameran kendaraan listrik dengan memanfaatkan momen Presidensi Indonesia dalam KTT G20. Inilah wujud komitmen dukungan Indonesia terhadap dekarbonisasi sektor transportasi dan transisi energi berkelanjutan yang ramah lingkungan.
Touring ini diikuti 20 unit kendaraan yang berasal dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, PT PLN (Persero), PT Hyundai Motor Indonesia, PT Nissan Motor Distributor Indonesia, PT Toyota Astra Motor, PT Sokonindo Automobile (DFSK), PT SGMW Motors Indonesia (Wuling), PT Blue Bird Tbk, PT Sinar Armada Globalindo, serta PT Mobilindo Armada Cemerlang.
Berita Terkait
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Vestas Perusahaan Apa? Kerja Sama dengan PLN NP, Ternyata Tempat Kerja Salsa Erwina
-
Penampakan Busa Putih Penuhi Sungai Kalisari di Surabaya
-
Gelembung Misterius Berbau Gas Muncul di Sungai Rungkut Surabaya
-
Ini Daftar Harga Tiket Bus AKAP Jakarta-Bali, Pantengin Jelang Mudik Lebaran 2025!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil