Suara.com - Direktur Utama Adira Finance Dewa Made Susila mengatakan tren pembelian dan pembiayaan kendaraan pada tahun 2022 bergeser ke kendaraan roda empat, alih-alih roda dua yang sebelumnya mendominasi.
Pergeseran di pasar otomotif 2022 itu turut dipengaruhi oleh subsidi PPnBM dari pemerintah dan beberapa insentif lainnya.
“Di tahun ini, minat di kendaraan roda empat lebih tinggi. Salah satu faktornya adalah subsidi PPnBM sampai bulan September lalu. Hal ini membuat pertumbuhannya lebih cepat,” kata Made dalam diskusi terbatas bersama media di Jakarta, Minggu malam (13/11/2022).
“Sementara di kendaraan roda dua, ada gangguan produksi dan supply, di mana rasanya (minat dan pembiayaan) untuk motor di 2022 lebih flat daripada tahun sebelumnya,” ujarnya menambahkan.
Adapun secara komposisi kontribusi antara dua tipe kendaraan ini adalah 44 persen untuk mobil baru dan bekas. Sementara sepeda motor mencatatkan kontribusi sebesar 35 persen.
Meski pada tahun ini kendaraan segmen roda dua terdampak dengan masalah chip semikonduktor, pasarnya sudah kembali berada di angka kurang lebih 500 ribu unit terjual per bulan.
Secara keseluruhan, Made menilai penjualan otomotif mulai pulih, walaupun masih di bawah penjualan di tahun 2019 atau sebelum adanya pandemi COVID-19.
Di tahun 2020, kondisi pasar bisa dibilang terjun bebas. Namun, pada tahun 2021 dan 2022, penjualan kendaraan mulai meningkat.
“Demand sudah baik. Harga komoditas bagus, konsumen luar Jawa terbantu. Lalu, pembukaan aktivitas ekonomi juga telah dimulai. Semua sudah mulai kerja dan ada income, dan mulai pemulihan,” kata Made.
Baca Juga: Danamon Berkolaborasi dengan MUFG Bank dan Adira Finance Gelar Diskusi Thought Leadership
“Recovery ekonomi dan pembukaan aktivitas ekonomi membuat kita dapat manfaat dari itu,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Made mengatakan pertumbuhan minat akan pembelian kendaraan baru pun turut dibantu dengan pendekatan digital, salah satunya melalui aplikasi Adiraku.
“Segmen nasabah kami beralih ke milenial yang literasi digitalnya lebih baik. Kita siapkan infrastruktur itu lewat Adiraku. Aplikasi sudah di-download sebanyak 2 juta kali dan sudah mulai banyak fungsinya untuk nasabah,” kata Made.
Sementara, kontribusi aplikasi dan kanal digital kepada perusahaan telah mencapai sekitar 10 persen.
“Butuh proses untuk nanti lebih berkontribusi ke bisnis, namun, ini adalah langkah yang benar. Mau tak mau, kita sekarang harus menyesuaikan (dan masuk ke digital),” ujar Made. [Antara]
Berita Terkait
-
Cara Mengurus Pembatalan Cicilan Kendaraan di Adira Finance dan FIFGROUP
-
Adira Finance Dapet Dana Jumbo USD 100 Juta dari MUFG Singapura, Buat Apa?
-
Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi
-
Rahasia Adira Finance Tetap Tumbuh di 2025, Meski Otomotif Lagi Loyo! Ini Bocoran dari Sang CEO
-
'Tanya Mama Dulu', Cerita di Balik Duet Ikke Nurjanah dan Aldi Bragi yang Bikin Haru
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta
-
Update Harga Motor NMAX Bekas Februari 2026: Mulai Rp15 Jutaan, Cek Pasaran Tahun 2015-2021!
-
Pajak Kendaraan di Jawa Tengah Jadi Sorotan, Ini Simulasi Hitungan Opsen PKB untuk Toyota Avanza
-
4 Alasan NMAX Old Semakin Diburu Daripada Generasi Baru, Intip Harga Bekas Februari 2026