Suara.com - Hari ini, Rabu (24/5/2023) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia atau GAIKINDO menggelar konferensi pers penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2023.
Dikutip dari rilis resmi sebagaimana diterima Suara.com, tahun ini GIIAS akan berpentas secara istimewa. Yaitu menandai 30 tahun pergelarannya, menjadi sebuah tonggak bersejarah pameran otomotif di Tanah Air. Penyelenggaraan perdana diinisiasi pada 1986.
"Penyelenggaraan pameran otomotif GAIKINDO telah berjalan selama 30 kali tahun ini, selama itu juga GAIKINDO sudah menampilkan berbagai pencapaian industri otomotif Indonesia, karya-karya anak bangsa kepada masyarakat Indonesia. Ke depannya GAIKINDO akan terus menampilkan masa depan industri otomotif lewat penyelenggaraan GIIAS," jelas Yohannes Nangoi, Ketua Umum GAIKINDO.
Untuk kemasan penyelenggaraan 2023, GIIAS akan menghadirkan lebih banyak model kendaraan dari merek kendaraan penumpang, komersial, dan karoseri. Serta menggunakan area pamer yang lebih luas dari penyelenggaraan sebelumnya.
"Tahun ini GIIAS akan hadir secara komprehensif, dalam arti mencakup merek yang lebih banyak dan lebih lengkap, sehingga bisa dipastikan akan lebih banyak model dan teknologi baru yang akan diperkenalkan pada GIIAS. Bagi industri ini menjadi sinyal yang sangat positif," lanjut Yohannes Nangoi.
Tema GIIAS 2023 adalah FUTURE NOW, sebuah representasi masa depan industri otomotif Indonesia, kesiapan Indonesia memasuki era kendaraan listrik.
"Edukasi dan informasi tentang kendaraan listrik masih menjadi fokus industri otomotif Indonesia dan GIIAS tahun ini, dengan demikian GAIKINDO terus mendukung percepatan industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang diusung pemerintah," tambahnya.
GAIKINDO yakin edukasi dan informasi konstan dari GIIAS untuk masyarakat, industri KBLBB akan lebih cepat tercapai. Dan Pemerintah Indonesia sendiri memasang target industri dalam negeri dapat memproduksi kendaraan listrik sebanyak 600 ribu unit, hingga 2030.
Baca Juga: Obituari: Telah Berpulang Marcel Ferdinand Andries, Putra Race Director Nasional Toddy Andries
"Sebagai bocoran, GIIAS tahun ini diikuti lebih banyak merek, dengan area lebih besar. Lebih banyak lagi dilakukan launching mobil baru, merek baru yang sudah bergabung, dan beberapa merek yang turut dalam proses kepesertaan," imbuh Rizwan Alamsjah, Ketua III sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran GAIKINDO.
GIIAS 2023 diikuti lebih banyak brand, total lebih dari 30 yang terdiri dari:
- Agen Pemegang Merek (APM) kendaraan penumpang; Audi, BMW, Chery, Citroen, Daihatsu, DFSK, Haval, Honda, Hyundai, KIA, Lexus, Mazda, Mercedez-Bens, MG, MINI, Mitsubishi Motors, Neta, Nissan, Ora, Porsche, Subaru, Suzuki, Tank, Toyota, VW, Wuling.
- Kendaraan komersial hadir Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, Toyota Komersial, dan UD Trucks.
- Brand karoseri adalah Adiputro, Laksana, dan Tentrem.
- APM Sepeda Motor; Astra Honda Motor, Aprilia, Benelli, Exotic, Harley Davidson, Ion Mobility, Keeway, Motoguzzi, Pacific, Piaggio, Polytron, Royal Enfield, Segway, Vespa.
- Lebih dari 100 merek peserta dari industri pendukung juga telah memastikan siap berpartisipasi dalam penyelenggaraan GIIAS 2023 The Series.
Sebagai penyandang dana, Astra Financial kembali hadir sebagai platinum sponsor GIIAS 2023 bersama FIFGROUP, Astra Credit Company, Toyota Astra Financial, Asuransi Astra, Astra Life, Astra Pay, dan MauCash, MOXA, dan SEVA.
Selain Astra Financial, GIIAS 2023 juga mendapatkan dukungan Powered by Pertamina, Mobbi sebagai Official Trade in Partner serta sponsor lainnya GT Radial, JKIND, Protera, AHM, dan Superchallenge.
Berikut jadwal penyelenggaraan GIIAS The Series 2023
- Tangerang : 10 – 20 Agustus 2023, ICE – BSD City
- Surabaya : 20 – 24 September 2023, Grand City Convex
- Semarang : 18 – 22 Oktober 2023, Marina Convention Center
- Bandung : 22 – 26 November 2023, Sudirman Grand Ballroom
Berita Terkait
-
GAIKINDO Desak Pemerintah Beri Insentif Merata Untuk Mobil Bensin Hingga Hybrid
-
Ekspor Mobil Buatan Indonesia Tancap Gas, Naik 31,4 Persen
-
Diam-diam Pasar Mobil PHEV Meledak di 2026, Naik Nyaris 400 Persen
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'
-
Indomobil Perkenalkan Changan Deepal S05 SUV Listrik Penantang Baru di Pasar Otomotif Nasional
-
Perbedaan Yamaha Gear Ultima dan Gear 125, Harga Bekasnya Lebih Menggoda dari BeAT
-
Solar B50 Dijual Besok, Aman untuk Mobil dan Genset? Pakar Jelaskan Faktanya
-
Volkswagen Berguncang, Ducati akan Keluar dari Naungan VW Grup?
-
Alasan Mengemudi Mobil Manual Lebih Sehat untuk Otak Ketimbang Transmisi Matik
-
Ribuan Unit Chery Tiggo 8 Pro Max Ditarik Akibat Masalah Pada Sistem Rem
-
B50 untuk Mobil Apa Saja? BBM Baru yang Katanya Akan Dirilis 1 Juli 2026
-
Toyota: Industri Otomotif Tahan Banting, Tapi Arah Kebijakan Pemerintah Harus Jelas
-
Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026