Suara.com - Belanja online saat ini menjadi pilihan masyarakat untuk mencari barang yang diinginkan termasuk produk otomotif. Namun demikian, tidak sedikit calon pembeli yang masih ragu akan keaslian suku cadang yang ditawarkan secara online.
Terlebih untuk produk otomotif, penggunaan produk atau suku cadang palsu bisa berdampak buruk terhadap kendaraan. Julian Johan sebagai seorang penggemar otomotif rupanya memilki trik khusus ketika membeli produk otomotif secara online.
Menurutnya, sebelum membeli sebaiknya cari toko yang memang menjual barang original.
"Kadang memang masih ada saja yang ketemu barang palsu. Jadi cari toko yang jelas untuk menemukan parts yang kita mau," ujar pria yang akrab disapa Jeje ini, di Jakarta, Selasa (21/11/2023).
Selain itu, lanjut Jeje, pilih toko yang punya kredibel yang bagus. Biasanya toko tesebut ratingnya juga baik. "Biar tidak salah beli suku cadang, pastikan parts number sama seperti yang terjual online," terangnya.
Lebih jauh, Jeje menyarankan agar pemebli tidak tertipu oleh foto yang ditampilkan. Karena ketika mencari produk otomotif yang diinginkan, foto yang muncul sama semua.
Foto yang ditampilkan juga terkadang ada yang masih memiliki kualitas tinggi ada juga yang sampai burem. Kalau sudah demikian, biasanya foto tersebut sudah berkali-kali diambil oleh para penjual untuk diposting ulang.
"Komparasi harga juga penting, kadang ada juga harga yang tidak masuk akal. Kita mesti tau dulu best price barang yang kita berapa agar bisa menjadi acuan," pungkas Jeje.
Baca Juga: Dampak Buruk Penggunaan Kampas Rem Palsu Terhadap Sepeda Motor
Berita Terkait
-
Tren Pembelian Online Produk Otomotif Meningkat, Suku Cadang Jadi Produk Paling Dicari
-
Chery Merangsek ke 10 Besar Merek Otomotif yang Diminati di Indonesia
-
Jumpa di Amerika Serikat, Indonesia-India Bahas Kerja Sama Bilateral Termasuk Sektor Otomotif
-
Komunitas Otomotif Lebih Mudah Gelar Kopdar dengan Platform Terintegrasi
-
Pabrikan Otomotif Mulai Khawatir Soal Keberlanjutan Mobil Listrik, Toyota Tersenyum...
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Favorit Ibu Rumah Tangga, Motor Pesaing Honda ADV 160 dan CB150X
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?