Suara.com - Hyundai Motor Company dan INVI, anak perusahaan PT Indika Energy Tbk, sepakat melakukan kerjasama untuk merevolusi transportasi umum di Indonesia dengan memperkenalkan kendaraan listrik komersial (CEV).
Kerja sama strategis ini sejalan dengan peta jalan elektrifikasi pemerintah Indonesia, untuk melakukan pergeseran substansial ke bus listrik untuk transportasi umum.
Sistem Transjakarta, yang menargetkan 100% bus listrik pada tahun 2030 dan diperkirakan mencapai 10.047 unit, menandai perkembangan yang signifikan untuk masa depan transportasi umum di pasar Asean.
Young Tack Lee selaku Presiden Hyundai Motor Asean menyatakan, Hyundai Motor Company secara strategis memperkenalkan penawaran ke pasar Indonesia, yang terkenal dengan jumlah kendaraan komersial yang signifikan. Kemitraan antara Hyundai dan INVI , mewakili kemajuan signifikan dalam pengembangan kendaraan listrik komersial di wilayah Asean.
"Dengan menggabungkan keahlian kedua perusahaan, ini akan menjadi aset berharga dalam memperkenalkan kendaraan listrik komersial baru ke pasar Indonesia," ujar Young Tack Lee, Jumat (1/12/2023).
Lebih lanjut ia mengatakan, Hyundai Motor Company akan memperluas cakupan ke pasar-pasar lain di kawasan Asean serta memanfaatkan pengalaman dan perkembangan yang telah dicapai di Indonesia.
"Fokus awal kami berikutnya akan ditujukan pada Malaysia dan Singapura, yang mendorong pertumbuhan kendaraan listrik dengan infrastruktur canggih dan dukungan pemerintah yang kuat. Perluasan selanjutnya akan dilakukan di Filipina, mempertimbangkan potensi pasar besar dan peluang yang menjanjikan," ungkapnya.
Untuk memastikan keberlanjutan bus listrik dan kendaraan listrik komersial di kawasan Asean, Hyundai akan membangun rantai nilai EV di Indonesia, memposisikannya sebagai pusat EV.
Hal ini mencakup pembangunan pabrik sel baterai untuk mengurangi biaya manufaktur, meningkatkan daya saing pasar, dan mendapatkan manfaat dari pembebasan pajak barang mewah lokal dengan mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditargetkan.
Baca Juga: Hyundai Creta Versi Listrik Tertangkap Lakukan Uji Jalan, Jarak Tempuh Bisa 500 Kilometer
Berita Terkait
-
Studi: Harga Baterai Kendaraan Listrik Sudah Murah, Tapi Harga Mobil Listrik Masih Mahal
-
Diler Perusahaan Otomotif Menjerit, Mobil Listrik Sepi Peminat
-
Perusahaan Asal Australia Goda Elon Musk Investasi Pabrik Baterai di Indonesia
-
Hyundai Creta Versi Listrik Tertangkap Lakukan Uji Jalan, Jarak Tempuh Bisa 500 Kilometer
-
Siapkan Mobil Listrik Murah, Hyundai Kona Electric Akan Diproduksi di Indonesia Awal 2024
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Kendaraan Listrik Dinilai Jadi Solusi Saat Harga BBM Terus Melambung
-
Update Harga Suzuki GSX-R150 April 2026: Motor Sport Paling Worth It?
-
Ratusan Perempuan Berkebaya Meriahkan Jalanan Bandung Bersama Repsol Lubricants
-
Solusi BBM Langka, Pemerintah Siapkan Bensin Etanol E85 untuk Kendaraan Flex-Fuel
-
Cara Mudah Daftar MyPertamina di Tengah Naiknya Harga BBM Lengkap dengan Syaratnya
-
Polemik Pajak Kendaraan Listrik vs Jalan Tol: Kantong Kiri Gratis, Kantong Kanan Dikuras
-
Cara Mudah Punya Motor Listrik Yadea OSTA Lewat Toko Digital
-
Mayoritas Kecelakaan di Indonesia Terjadi di Kecepatan Rendah, Kok Bisa? Simak Statistiknya
-
Transformasi Bisnis Cargloss Group dari Cat Otomotif Sampai Manufaktur Helm
-
5 Fakta Keras Mendagri Paksa Gubernur se-Indonesia Hapus Pajak Kendaraan Listrik, Apa Saja?