Suara.com - Pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), pasti banyak dijumpai zona yang dicat merah di dekat dispenser pengisian. Zona itu sering disebut dengan red carpet.
Red Carpet ini tidak disematkan ke seluruh dispenser yang berada SPBU, namun hanya beberapa saja.
SPBU memberikan red carpet ini teranyata ada maksud dan tujuannya. Dilansir dari pertaminapatraniaga, fungsi red carpet ini ditujukan untuk memberikan prioritas bagi pengendara yang hendak mengisi BBM non subsidi.
Arya Yusa Dwicandra, Area Manager Comm, Rel & CRT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga menyebutkan kalau red carpet ini sebagai bentuk prioritas untuk pembeli BBM non subsidi.
Dengan adanya hal ini, pengendara tak perlu mengantre seperti kendaraan lain yang mengisi BBM bersubidi.
“Red Carpet merupakan layanan jalur khusus bagi pelanggan pengguna BBM Nonsubsidi, jalur khusus terpisah dari antrean BBM Subsidi. Hal ini membuat layanan lebih cepat, eksklusif dan hemat waktu,” ucap Arya.
Tak pelak, red carpet ini sering terlihat pada dispenser Pertamax, pertamax Turbo, Pertamax Dex dan Dexlite.
"Adanya layanan khusus diharapkan dapat menambah kenyamanan bagi masyarakat dan pelanggan dan mau beralih untuk menggunakan BBM Nonsubsidi, agar BBM Subsidi dapat dinikmati oleh masyarakat yang berhak dan lebih tepat sasaran," pungkas Arya.
Baca Juga: Gonta-ganti Pertalite ke Pertamax, Apa Efeknya? Simak 5 Fakta Berikut
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja
-
Mitsubishi Fuso Perkuat Logistik Kalimantan Lewat Layanan di Tengah Jalur Tambang Sandai
-
Kemenperin Klaim Dua Perusahaan Komponen Otomotif Jepang Tak Pindah ke Vietnam
-
Hyundai akan Tinggalkan Mobil ICE, Apa Saja Gantinya?
-
Changan Deepal S05 Tebar Pesona Lewat Teknologi REEV yang Sanggup Tempuh Jarak 1.100 Kilometer
-
3 Motor Listrik Commuter Lintas Kota dan Kabupaten: Setara Nmax, Solusi untuk Pekerja dan Mahasiswa
-
2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja
-
Strategi Yadea Pikat Warga Jakarta di PRJ 2026 Obral Subsidi 10 Juta Cukup Modal Tunjukkan SIM C
-
KLH Susun Aturan Limbah Baterai Kendaraan Listrik
-
Nama 'Evo' akan Diambil Alih dari Mitsubishi? Ini 'Pelakunya'