Suara.com - Industri otomotif dunia tidak hanya berkutat pada produksi mobil konvensional. Sebagian besar pabrikan mobil ternama juga memiliki divisi modifikasi atau motorsport yang memiliki peran penting dalam pengembangan performa dan tampilan kendaraan.
Namun, tak semua konsumen menyadari perbedaan divisi modifikasi antar merek, sehingga seringkali terjadi kesalahan pemasangan stiker atau emblem.
Misal, ada yang pakai stiker atau emblem TRD di mobil-mobil non Toyota, pada Honda Brio contohnya, tentu akan tak elok.
Mari kita bahas empat divisi modifikasi resmi dari beberapa pabrikan terkemuka:
1. Toyota Racing Development (TRD dan GR)
TRD (Toyota Racing Development): Sebagai divisi modifikasi resmi Toyota, TRD fokus pada pengembangan komponen performa dan mobil balap. TRD hadir untuk memberikan sentuhan performa tinggi pada mobil-mobil Toyota.
Gazoo Racing (GR): Seiring dengan perkembangan waktu, TRD dibagi menjadi dua divisi, salah satunya adalah Gazoo Racing (GR). GR menitikberatkan pada urusan balap dan pengembangan mobil Toyota berperforma tinggi.
TRD Sportivo: Divisi ini berfokus pada kosmetika atau penampilan mobil. TRD Sportivo bertugas untuk meningkatkan estetika kendaraan, memberikan sentuhan yang lebih sporty dan stylish.
2. Mugen Motorsports (Honda)
Baca Juga: Pilih Jalan Non-Tol untuk Libur Nataru Pakai Mobil Pribadi? Ini Catatan dari Kementerian PUPR
Mugen Motorsports adalah divisi performa tinggi dari Honda. Didirikan pada tahun 1973 oleh Hirotoshi Honda, Mugen menjadi ujung tombak dalam menghadirkan performa yang memukau bagi mobil-mobil Honda.
3. Nismo (Nissan Motorsport)
Nismo (Nissan Motorsport): Nissan Motorsport atau yang dikenal sebagai Nismo, adalah divisi motorsport dan performa tinggi milik Nissan. Pertama kali diperkenalkan pada 1984, Nismo memiliki tanggung jawab terhadap pengembangan mobil Nissan dalam dunia motorsport dan performa tinggi.
4. RalliArt (Mitsubishi)
RalliArt: Divisi motorsport dan performa tinggi milik Mitsubishi, RalliArt, lahir untuk menangani dan mengembangkan mobil Mitsubishi di ajang balap reli dan off-road. Sejak awal, RalliArt memfokuskan diri pada pengembangan mobil untuk tantangan reli dan lintasan off-road.
Penting bagi konsumen untuk memahami perbedaan divisi modifikasi ini agar tidak terjadi kesalahan pemasangan aksesori atau stiker di mobil kesayangan. Dengan pengetahuan yang baik, konsumen dapat lebih percaya diri dan mendapatkan pengalaman berkendara yang sesuai dengan merek mobil yang dimiliki.
Berita Terkait
-
Pilih Jalan Non-Tol untuk Libur Nataru Pakai Mobil Pribadi? Ini Catatan dari Kementerian PUPR
-
Patokan Deklarasi Paris Agreement, di COP 28 Dubai Tiongkok Serukan Dukungan Pengurangan Emisi Kendaraan
-
Wuling Resmi Umumkan Harga Mobil Listrik Binguo EV, Mulai dari Rp358 Juta
-
Benarkah Penggunaan AC pada mobil Bisa Bikin BBM Boros?
-
Ditanya Awkarin tentang Posisi Parkir Mobil saat Meet Up di Korea Selatan, Fuji Mendadak Salting
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?