Suara.com - Oktober 2019 silam, kejadian tak mengenakkan sempat dialami oleh artis sekaligus kolektor mobil mewah, Raffi Ahmad, di mana salah satu mobil mewahnya sempat terbakar di jalan raya.
Usai insiden tersebut, perbaikan mobil ini pun memakan waktu lama hingga dua tahun.
"Aku udah feeling nggak enak. Sean telepon aku 'Rafi mobil lu kebakar'. Wah aku lemes banget itu, bener-bener lemes," kata Raffi Ahmad kala itu.
Restorasi plus modifikasi pun dilakukan agar tak cuma mengembalikan mobil ini ke wujud semula, namun juga membubuhi pembaruan dengan adanya aksen perpaduan warna merah-hitam, tak seperti dulunya yang serba hitam.
Namun selain itu, ada fakta unik terkait mobil dengan plat nomor B1AMY ini. Tak cuma mewah dan kencang, mobil tersebut rupanya juga membawa beban pajak yang cukup berat.
Menurut data dari situs Samsat Jakarta, Lamborghini Aventador Roadster LP700 milik Raffi Ahmad ini dibebani pajak tahunan total mencapai Rp 105.472.000 jutaan, setara harga Toyota Avanza bekas keluaran tahun 2010-2013 yang menurut pantauan Suara.com, harganya berkisar di angka 100-120 jutaan rupiah.
Data dari situs Samsat Jakarta juga mengungkap bahwa mobil tersebut punya mesin berbahan bakar bensin dengan tenaga mencapai 6.498 cc, yang merupakan kendaraan buatan tahun 2013.
Di pasar mobil bekas, kendaraan mewah asal Italia ini rupanya masih bisa ditemui dengan harga tinggi. Dengan tahun pembuatan 2013, sesama Lamborghini Aventador bisa terpampang dengan harga 7-9 miliar rupiah.
Spesifikasi Lamborghini Aventador 2013
Baca Juga: Koleksi Kendaraan Rizal Ramli yang Bukan Kaleng-kaleng, Toyota Avanza Tak Ada Dalam Daftar
Lamborghini Aventador 2013 memiliki mesin tipe L539 4 katup DOHC yang dibekali dengan 12 silinder V berkapasitas 6,5 liter.
Dengan kubikasi sebesar 6.498 cm3 dan rasio kompresi mencapai 11,8:1, mesin ini menampilkan performa tinggi.
Tenaga maksimum yang dihasilkan mencapai 554 Ps pada putaran mesin 8.400 rpm, sementara torsi maksimumnya mencapai 690 Nm pada 5.500 rpm.
Mesin ini menggunakan sistem bahan bakar Multi Point Injection untuk memberikan efisiensi dalam penyemprotan bahan bakar dan mendukung kinerja mesin yang optimal.
Berita Terkait
-
Andre Taulany Lego Mobil Klasik Bersejarah, Bukan ke Raffi Ahmad Tapi....
-
Sirkuit Mandalika Mulai Dibuka untuk Umum, Segini Harga Sewanya...
-
Ketahui Jenis Kerusakan Mesin Mobil dari Warna Asapnya, Putih Wajib Diwaspadai
-
Begini Awetnya Baterai Solid State dari VW, Meluncur 2025?
-
Toyota Siapkan Enam Model Baru Kejar Ketertinggalan di Pasar Mobil Listrik
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Gaya Maskulin Chery J6T Mobil Listrik Off Road Boxy yang Siap Terjang Berbagai Medan
-
7 Rekomendasi Motor Matic Alternatif Honda Vario, Performa Andal
-
7 Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 dengan Kapasitas Baterai Jumbo
-
5 Kebiasaan yang Bikin CVT Motor Matic Cepat Rusak, Awas Putus di Jalan
-
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
-
5 Sedan Elegan Murah Menawan Harga Rp150 Jutaan Cocok untuk Karyawan Biar Makin Rupawan
-
Mimpi Mobil Murah Buyar? Ini Alasan Harga LCGC Kini Tembus Rp200 Juta
-
Bosan Mobil Jepang? Ini 9 Mobil Eropa dan Amerika Bekas Mulai 80 Jutaan, Produksi 2015 ke Atas!
-
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
-
5 Bedanya Sleeper Bus vs Eksekutif, Modal Rp100 Ribuan Lebih Worth It Mana?