Suara.com - Toyota tengah diterpa masalah yang cukup serius dimana mereka terbukti melakukan manipulasi sertifikasi mesin diesel. Sebelumnya juga mereka terbukti bermasalah pada uji tabrak.
Setelah skandal mesin diesel dan uji tabrak, Toyota kembali bermasalah di Malaysia. Dilansir dari Paultan, konsumen di Malaysia mendapatkan surat recall dari Toyota.
Surat recall ini pertama kali diunggah salah satu netizen di grup Facebook komunitas Toyota Vios Generasi ke-3 & ke-4.
Dikabarkan pemilik Toyota Vios dan Veloz di Malaysia telah dikirim surat recall dari pabrikan otomotif asal Jepang tersebut. Menurut klaim Toyota Malaysia, recall dilakukan untuk melakukan pengencangan mur sok absorber depan.
"Tujuan dari kampanye servis khusus ini adalah untuk mengencangkan kembali mur shock absorber depan. Karena instruksi pengencangan yang tidak tepat pada mur yang terpasang di bagian atas peredam kejut depan, torsi pengencangan mur mungkin tidak mencukupi," bunyi isi surat tersebut.
"Jika kendaraan dioperasikan terus menerus dalam kondisi seperti ini, mur dapat menjadi kendor sehingga menimbulkan kebisingan yang tidak normal, mur dapat lepas sehingga mengakibatkan hilangnya kestabilan kendaraan. Oleh karena itu, kami melakukan kampanye layanan khusus ini untuk memperbaiki masalah ini," lanjut isinya.
Proses perbaikan ini diperkirakan akan rampung dalam waktu setengah jam dan semua biaya akan ditanggung pihak Toyota.
Apakah masalah ini nantinya juga akan berimbas ke konsumen Tanah Air?
Baca Juga: Ini 10 Mobil yang Terdampak oleh Skandal Diesel Toyota, Innova 2GD Termasuk?
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours
-
The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan
-
Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!
-
Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi
-
6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup
-
Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos
-
Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu
-
Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih
-
Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk
-
Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit