Suara.com - Bagi pencinta balap roda dua, tentu hal yang paling teringat di pikiran adalah MotoGP. Namun ada juga balap motor yang memiliki kasta identik dengan MotoGP, yakni World Superbike (WSBK).
Dari dua balapan yang tersebut, tentu tak sedikit dari pencinta roda dua memahami perbedaannya.
Padahal jika melihat di layar kaca, para pembalap yang ikut ajang balap tersebut sama-sama menggunakan motor sport yang memiliki kecepatan luar biasa.
Meski sama-sama menggunakan motor sport yang memiliki speed kencang, ada perbedaannya yang mendasar dari kedua ajang balap dunia ini.
Berikut perbedaan antara MotoGP dan WSBK dilansir dari Rideapart.
1. Unit Motor
Pada MotoGP, unit yang dipakai merupakan prototipe yang dibuat khusus untuk balapan. Motor tersebut dilarang untuk dipakai jalanan pada umumnya.
Untuk WSBK, motor yang digunakan pembalap merupakan unit yang bisa dipakai di jalanan namun dimodifikasi sedemikian rupa untuk mengikuti ajang balapan.
2. Teknologi
Baca Juga: Kenali Fungsi Knalpot Motor, Lengkap dengan Perawatan yang Tepat
MotoGP telah menggunakan teknologi paling canggih. Tak pelak pabrikan berlomba-lomba untuk melakukan inovasi pada motor demi menciptakan teknologi canggih pada motornya.
Sedangkan WSBK memiliki regulasi yang lebih ketat untuk menjaga keseimbangan antara performa dan biaya.
3. Biaya
Motor MotoGP memiliki nilai lebih mahal ketimbang dengan motor yang digunakan di WSBK. Dan anggaranya tim MotoGP lebih gede jika dibandingkan tim WSBK. Atau bisa dibilang anggaran tak terbatas untuk pengembangan motor MotoGP.
4. Performa
Motor MotoGP umumnya 1-1,5 detik lebih cepat per lap daripada motor WorldSBK.
5. ECU
MotoGP menggunakan ECU dan perangkat lunak standar untuk memastikan persaingan yang adil. Sementara itu, tim WSBK bebas memilih, menyetel, dan memprogram ECU mereka, asalkan mereka tetap mematuhi batas pengeluaran yang ditentukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nongol di Dealer, Harga Rasa LCGC: Intip SUV Terbaru Renault yang Sekaliber Toyota Raize
-
Yamaha Gear Ultima Buktikan Skutik Kompak Bisa Tangguh di Jalur Perkotaan Maupun Pedesaan
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Yamaha R15 Paket Hemat Harga Tak Sampai 30 Juta, tapi Joknya Nyambung
-
Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit
-
Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?
-
Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar