Suara.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengumumkan peniadaan ganjil genap di Ibu Kota pada 14 Februari 2024, tepat di hari puncak Pemilu atau pemilihan umum tengah pekan ini.
Dishub DKI Jakarta, via media sosial X atau Twitter, pada Senin (12/2/2024) menegaskan bahwa ganjil genap ditiadakan pada Rabu 14 Februari karena hari pemungutan suara termasuk hari libur nasional.
"Sehubungan dengan Pemilu 2024, kebijakan ganjil genap di DKI Jakarta ditiadakan pada 14 Februari 2024," terang Dishub Jakarta.
Kebijakan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2024 tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum Tahun 2024 sebagai Hari Libur Nasional.
Selain itu, kebijakan penghapusan ganjil genap di 14 Februari juga didasarkan pada Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2019 pasal 3 ayat 3 yang menghapus pembatasan ganjil genap pada hari libur nasional.
Lazimnya kebijakan ganjil genap diterapkan di lima hari kerja dalam seminggu, mulai Senin - Jumat, kecuali jika ada hari libur nasional.
Meski demikian Dishub DKI Jakarta meminta para pengguna jalan dan kendaraan bermotor untuk tetap mematuhi aturan dan petugas pada hari penting tersebut.
"Diimbau pada pengguna jalan agar dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan.
Adapun penerapan ganjil genap di Jakarta biasanya terbagi dalam dua sesi, yakni pagi mulai pukul 06.00 WIB - 10.00 WIB dan sore hari mulai 16.00 WIB - 21.00 WIB.
Baca Juga: 4 Jalur Alternatif Puncak Bogor Menghindari Ganjil Genap, Bebas Macet
Ganjil genap berlaku di 26 ruas jalan di Ibu Kota, seperti dijabarkan di bawah ini:
- Jalan Pintu Besar
- Jalan Gajah Mada
- Jalan Hayam Wuruk
- Jalan Majapahit
- Jalan Medan Merdeka Barat
- Jalan MH Thamrin
- Jalan Jenderal Sudirman
- Jalan Sisingamangaraja
- Jalan Panglima Polim
- Jalan Fatmawati
- Jalan Suryopranoto
- Jalan Balikpapan
- Jalan Kyai Caringin
- Jalan Tomang Raya
- Jalan Jenderal S Parman
- Jalan Gatot Subroto
- Jalan MT Haryono
- Jalan HR Rasuna Said
- Jalan D.I Pandjaitan
- Jalan Jenderal A. Yani
- Jalan Pramuka
- Jalan Salemba Raya sisi Barat
- Jalan Salemba Raya sisi Timur mulai dari Simpang Jalan Paseban Raya sampai Jalan Diponegoro
- Jalan Kramat Raya
- Jalan Stasiun Senen
- Jalan Gunung Sahari
Penghapusan ganjil genap pada hari pemungutan suara Pemilu 2024 pada 14 Februari hanya berlaku satu hari dan akan kembali diterapkan pada hari-hari kerja berikutnya.
Berita Terkait
-
Pemungutan Suara di Malaysia Membeludak, KPU Beberkan Alasan Belum Bisa Cek Jumlah Pemilih yang Hadir
-
2 Hari Jelang Nyoblos, 108 Ribu Tiket KAI Ludes Terjual
-
Jelang Nyoblos, Asing Tebar Duit Berburu Saham RI
-
Pemungutan Suara di Demak Jateng Terancam Gegara Banjir, KPU: Kami Putuskan Besok!
-
Sandy Walsh Alami Hal Langka usai Nyoblos di Pemilu 2024, Baru Pertama Terjadi Musim Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Cari Skutik Murah Tapi Gak Murahan? Simak Kelebihan dan Penyakit Langganan Honda Genio
-
Motor Termurah BMW Harganya Setara Yamaha NMAX
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Ironi Kontrak Triliunan Koperasi Merah Putih yang Pilih Impor Mobil India Ketimbang Buatan Lokal
-
Pemerintah Batasi Pergerakan Kendaraan Demi Tekan Kemacetan Mudik Lebaran 2026
-
5 Pilihan Motor Matic Murah Siap Kuasai Tanjakan, Cocok Buat Mudik ke Pegunungan
-
Ini Jadi Pesaing Berat Yamaha Aerox 155, Mending Mana sama Viento 180? Harga Mirip!
-
Harga bak Langit dan Bumi: Inilah Pesaing Yamaha Grand Filano yang Lebih Murah Rp10 Juta
-
5 Fakta Bendera Indonesia Berkibar di WSSP: Aldi Satya Mahendra Naik Motor Apa?
-
Buruh: 10.000 Pekerja Diserap Jika PT Agrinas Beli Pikap di Dalam Negeri