Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari menjelaskan pihaknya akan memutuskan soal waktu pemungutan suara di Demak dan sejumlah wilayah lainnya di Jawa Tengah yang terdampak banjir.
Keputusan KPU ini nantinya akan menentukan apakah pemungutan suara di beberapa wilayah tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Februari 2024 atau ditunda.
“Sebagaimana kita ketahui di beberapa daerah itu ada bencana banjir yang di antaranya menonjol adalah di Kabupaten Grobogan. Karena sungai yang melintasi Kabupaten Grobogan, Demak, Kudus itu sungainya sama,” kata Hasyim dalam konferensi pers di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2024).
“Kemudian berikutnya di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak yang berbatasan langsung dengan kabupaten Kudus, itu juga tanggulnya jebol dan kemudian menggenangi beberapa desa,” tambah dia.
Untuk itu, KPU masih akan mengamati situasi di wilayah-wilayah tersebut khususnya Karanganyar hingga besok, Selasa (13/2) untuk menentukan waktu pemungutan suara.
“Berapa desa yang masih tergenang air dan kemungkinan untuk bisa surut itu sampai 14 Februari masih dipantau terus. Sehingga pemungutan suara di desa-desa yang masih tergenang banjir di Kabupaten Demak, terutama di Kecamatan Karanganyar itu bagaimana akan kami putuskan besok ya,” tutur Hasyim.
Sekadar informasi, sebanyak 106 lokasi yang rencananya akan menjadi tempat pemungutan suara dilaporkan terendam banjir pada 7 Februari 2024 lalu.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyebut sejumlah TPS di Demak dan Kudus yang terendam banjir akan dipindahkan ke daerah sekitar pengungsian.
“Ada beberapa daerah yang saat ini terdampak banjir, termasuk Demak ada 30 desa. Kami sudah melakukan koordinasi dengan bupati, KPU Kabupaten, dan KPU Provinsi. Memang harus memindahkan TPS-TPS yang terdampak banjir,” kata Nana, Sabtu (10/2).
Baca Juga: Sandy Walsh Alami Hal Langka usai Nyoblos di Pemilu 2024, Baru Pertama Terjadi Musim Ini
Meski begitu, dia memastikan logistik pemilu untuk TPS di Demak dan Kudus saat ini masih dalam keadaan aman karena tersimpan di kantor-kantor pemerintahan kabupaten.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024