Suara.com - Honda Brio, hatchback mungil yang populer di Indonesia, menawarkan berbagai keunggulan, salah satunya konsumsi bahan bakar yang irit. Klaim ini tentu menarik, terlebih di tengah harga bahan bakar yang terus meningkat.
Brio dibekali mesin 1.2L i-VTEC yang diklaim mampu menghasilkan tenaga 88 hp dan torsi 110 Nm. Tenaganya memang terbilang kecil, namun cukup untuk penggunaan di dalam kota.
Transmisinya tersedia dalam dua pilihan, yaitu manual 5 percepatan dan CVT.
Dimensi Brio tergolong kecil, dengan panjang 3.810 mm, lebar 1.680 mm, dan tinggi 1.485 mm. Ukuran ini membuatnya mudah dikendarai dan lincah di jalanan yang padat.
Kabinnya pun cukup lega untuk 4 orang dewasa, dengan bagasi yang cukup luas untuk kebutuhan sehari-hari.
Kelebihan dan kelemahan Honda Brio
- Kelebihan: Irit bahan bakar, dimensi kecil, kabin lega, mudah dikendarai
- Kekurangan: Fitur keselamatan minim, kualitas interior sederhana, harga relatif tinggi
Berikut adalah harga Honda Brio terbaru di Indonesia per 23 Februari 2024:
Honda Brio Satya:
- Satya S M/T: Rp 167,9 Juta
- Satya E M/T: Rp 182,8 Juta
- Satya E CVT: Rp 198,3 Juta
Honda Brio RS:
Baca Juga: Ekspresi Datar Ameena Atta saat Dapat Mobil Mewah Setara Alphard, Segini Pajak dan Harganya
- RS M/T: Rp 243,1 Juta
- RS CVT: Rp 253,1 Juta
Harga di atas merupakan harga On The Road (OTR) untuk wilayah DKI Jakarta. Harga di wilayah lain mungkin berbeda.
Sementara itu, berikut adalah perkiraan harga Honda Brio bekas di Indonesia per 23 Februari 2024:
Honda Brio Satya:
- 2023: Rp 140-180 juta
- 2022: Rp 120-160 juta
- 2021: Rp 100-140 juta
- 2020: Rp 80-120 juta
Honda Brio RS:
- 2023: Rp 160-200 juta
- 2022: Rp 140-180 juta
- 2021: Rp 120-160 juta
- 2020: Rp 100-140 juta
Sementara itu, harga Honda Brio bekas di Indonesia bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti:
- Tahun: Semakin tua tahunnya, semakin murah harganya.
- Tipe: Tipe Satya umumnya lebih murah daripada tipe RS.
- Kondisi: Mobil dengan kondisi yang baik dan terawat akan lebih mahal daripada mobil yang kondisinya kurang baik.
- Kilometer: Semakin rendah kilometernya, semakin mahal harganya.
- Lokasi: Harga di kota besar umumnya lebih mahal daripada di daerah.
Berita Terkait
-
Ekspresi Datar Ameena Atta saat Dapat Mobil Mewah Setara Alphard, Segini Pajak dan Harganya
-
Harga Mitsubishi XForce: Ini Spesifikasi dan Deretan Fiturnya
-
Gesits Gandeng Timnas Indonesia, Luncurkan Motor Listrik Limited Edition!
-
Spesifikasi dan Harga BMW i7, Kolaborasi Terbaru Anak Prabowo, Didit Hediprasetyo
-
Daftar Harga Honda Vario Februari 2024, Lengkap dengan Spesifikasi
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Daftar Komponen Motor yang Wajib Diperiksa Setelah Libur Lebaran
-
7 Mobil Listrik Termurah Solusi Krisis BBM, Harga Mulai Rp 75 Jutaan
-
Mobil Eropa Irit Bensin, Perawatan Mesin Semudah Mobil Jepang Nggak Bikin Deg-degan
-
Pertamina Pastikan Stok BBM Terkendali Selama Arus Balik Lebaran 2026
-
4 Cara Berkendara Hemat BBM untuk Mobil dan Motor, Mudah Diterapkan!
-
6 Mobil Diesel Paling Awet untuk Jangka Panjang, Bandel dan Minim Rewel
-
Penjualan LCGC Turun, Honda Nilai Kenaikan Harga BBM Bisa Jadi Peluang Baru
-
7 Cara Menghemat BBM Motor Matic untuk Aktivitas Harian yang Lebih Irit
-
Lamborghini Coret Rencana Supercar Listrik Demi Kembangkan Penantang Ferrari
-
Changan Deepal S07 SUV Listrik Mewah dengan Teknologi Canggih dan Harga Kompetitif