Suara.com - Sepeda motor tidak pelak menjadi salah satu sarana pengangkutan barang. Efisien dalam segi waktu, karena mobilitas tinggi. Istilah kata bisa nyelip di antara kemacetan lalu-lintas.
Akan tetapi, justru di situlah letak etika jalan raya atau tertib berlalu-lintas mesti diterapkan. Jangan sampai karena nyaman membawa barang dan bisa lincah mengarungi kemacetan maka bawaan yang diangkut tidak tanggung-tanggung ukuran dan bobotnya.
Bisa saja barang yang dibawa membuat pengendara lain jadi sulit melihat ke depan karena terhalang bawaan bukan miliknya.
Juga saat melakukan pengereman. Adanya bawaan yang kemungkinan melebihi dimensi motor membuat kendaraan lain kurang bisa mengantisipasi atau memperhitungkan jarak, sehingga tersenggol.
Dikutip dari tips Wahana Honda, ada aturan khusus membawa barang pakai sepeda motor. Yaitu mencakup bobot pengendara, penumpang, serta barang bawaan.
Aturan mengenai kapasitas motor tertulis di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2014 tentang Angkutan Jalan. Isinya sebagai berikut:
- Muatan barang bawaan memiliki lebar yang tidak melebihi setang kemudi.
- Tinggi muatan tidak boleh melebihi 900 mm dari atas tempat duduk pengemudi.
- Barang muatan harus ditempatkan di belakang pengemudi.
Bila aturan ini dilanggar maka berlaku sanksi, seperti dituliskan dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ), di Pasal 311 Ayat (1). Yaitu: pengemudi bisa dikenakan hukuman pidana penjara selama satu tahun atau dengan dengan paling banyak Rp 3.000.000 (tiga juta rupiah) apabila berpotensi membahayakan nyawa.
Berikut tips membawa barang bawaan pakai sepeda motor:
Baca Juga: Obituari: Dave Myers dari The Hairy Bikers Tak Lagi Masak dan Menunggang Motor
Pakai tas khusus
Bisa gunakan tas atau gantungan khusus motor yang dirancang untuk membawa barang. Tas ini biasanya memiliki penahan tali ataupun sabuk yang diikatkan ke bagian motor untuk stabilitas tambahan.
Pakai rak tambahan
Rak belakang atau gantungan juga bisa dipasang untuk menambah kapasitas barang bawaan. Pastikan dipasang secara aman dan kokoh.
Atur bobot seimbang
Kedua sisi sepeda motor mesti mendapatkan porsi bawaan seimbang sehingga stabilitas kendaraan terjaga.
Ikatan tidak longgar
Pakai sabuk atau pengikat agar bawaan tidak bergerak, atau lebih parah jatuh mengenai pengendara lain.
Bentuk pengikatan kencang atas barang juga mempengaruhi stabilitas kendaraan saat melaju. Yaitu barang tidak tercecer atau menyulitkan ruang gerak pengemudi dan laju kendaraan sepanjang perjalanan.
Bawaan terlalu tinggi, gambot, atau bongsor bikin sulit
Hindari barang bawaan dengan dimensi atau ukuran tidak umum. Termasuk di antaranya adalah barang tinggi menjulang, sangat berat, dan sangat besar. Apalagi sampai "menimbun" pengemudi sehingga tidak terlihat.
Kondisi bawaan seperti ini membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Kasihani sepeda motor Anda
Cari tahu bobot maksimum yang bisa ditoleransi sepeda motor. Jangan sampai kegiatan mengangkut barang ini menjadikan kendaraan kelak tidak aman karena terjadi "pemaksaan" membawa bawaan di luar kapasitas.
Kondisi tidak aman yang ditimbulkan atau berkurangnya unsur safety bisa terjadi karena bobot berat atau beban berlebih diberikan terus-menerus kepada motor, sehingga rangka harus bekerja di luar kemampuannya.
Periksa kondisi ban sebelum dan sesudah mengangkut beban berat
Ban bisa menjadi kurang angin atau aus saat mengangkut beban berlebih. Jangka panjangnya berpotensi mempengaruhi kinerja motor dan unsur safety.
Bila kondisi ban tidak prima saat mengangkut beban, bisa terjadi kondisi makin buruk karena membawa beban berlebih. Juga menurunkan unsur safety karena tekanan ke permukaan aspal lebih berat lagi.
Gunakan kecepatan sedang atau tidak kencang
Berkendara lebih lambat dari biasanya saat membawa barang banyak. Tujuannya memberikan lebih banyak waktu untuk menanggapi perubahan kondisi jalan.
Berhati-hati dengan polisi tidur, lubang, serta kondisi jalan, karena jarak pengereman, antisipasi pengemudi dan keadaan motor membawa bawaan berbobot tertentu berbeda dengan naik motor tanpa bawaan sama sekali.
Cek kendaraan sebelum dan sesudah bawa barang berat
Lebih efisien dilakukan di bengkel authorized dan bisa juga dicek saat pemeriksaan berkala. Berikan informasi kegiatan bawa barang yang dilakukan sehingga mekanik paham kondisi motor terkini.
Berita Terkait
-
Ada Truk 'Lumpuh', Arus Lalu Lintas di Brigjend Katamso Jakarta Barat Semrawut Pagi Ini
-
32 Jadwal Kereta Api Gratis untuk Angkut Motor Mudik Nataru 2026, Masih Sisa Kuota?
-
Prabowo Minta Pesawat Airbus A-400M Dilengkapi Modul Ambulans Hingga Alat Hadapi Kebakaran Hutan
-
Pesawat Angkut Raksasa A400M Akhirnya Mendarat di Indonesia, Mampu Angkut Tank dan Ratusan Pasukan!
-
Stop Ngutang, Ini 3 Mobil Bekas untuk Usaha dengan Harga Anak Kos, Kuatnya Melebihi Ekspektasi!
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Sebanyak 270 Ribu Kendaraan Melintas Sepanjang Puncak Arus Mudik Lebaran 2026
-
Piaggio Bicara Peluang Produksi Model Vespa Baru Rakitan Cikarang
-
Prabowo Tegaskan Pemerintah Fokus Kendaraan Listrik dan Sebut Nama Toyota
-
Negara Ini Mulai Siapkan Skema Penjatahan Bensin Dampak Krisis Bahan Bakar Global
-
Trik Aman Simpan Motor saat Ditinggal Lama Seperti Momen Mudik Lebaran
-
Jangan Asal Teduh! Ini Bahaya Parkir Mobil di Bawah Pohon Saat Mudik Lebaran
-
Robot Power Bank Jadi Solusi Pengisian Daya Mobil Listrik Tanpa Harus Antre SPKLU di Tiongkok
-
Fitur Unggulan JETOUR T2 yang Dapat Membantu saat Perjalanan Mudik Lebaran 2026
-
Motor Brebet saat Digas? Ini 8 Penyebab dan Cara Praktis Mengatasinya
-
Jasa Marga Siapkan Tol Japek II Selatan Fungsional Saat Arus Balik Lebaran 2026