- Kemacetan signifikan terjadi di Jalan Brigjend Katamso, Jakarta Barat, Jumat pagi (13/2/2026) pukul 07.00 WIB.
- Penyebab utama kemacetan adalah truk mengalami patah as roda dan menutup sebagian badan jalan.
- Dampak kemacetan menyebabkan keterlambatan operasional transportasi publik, khususnya rute Mikrotrans JAK 07 dan JAK 54.
Suara.com - Arus lalu lintas di kawasan Jalan Brigjend Katamso, Jakarta Barat, mengalami kemacetan yang cukup signifikan pada Jumat (13/2/2026) pagi.
Kemacetan ini dipicu oleh adanya sebuah unit truk yang mengalami kendala teknis berupa patah as roda di tengah ruas jalan tersebut.
TMC Polda Metro Jaya melaporkan bahwa insiden tersebut mulai mengganggu kelancaran arus kendaraan sejak pukul 07.00 WIB.
Akibat posisi truk yang miring dan menutup sebagian badan jalan, volume kendaraan di sekitar lokasi kejadian terpantau mengalami penumpukan.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Jakarta Barat segera dikerahkan ke lokasi guna melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas.
"Situasi arus lalu lintas menjelang lokasi terpantau ramai cenderung padat. Diimbau bagi para pengendara agar berhati-hati bila melintas," tulis akun X resmi @TMCPoldaMetro.
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pengendara kendaraan pribadi, tetapi juga turut mengganggu jadwal operasional transportasi publik.
PT Transportasi Jakarta mengonfirmasi bahwa beberapa rute Mikrotrans mengalami keterlambatan kedatangan akibat tersendatnya arus di jalur tersebut.
Adapun rute yang terdampak secara langsung oleh kemacetan di Jalan Brigjend Katamso adalah layanan Mikrotrans JAK 07 dan JAK 54.
Baca Juga: Jakarta Tak Pernah Selesai dengan Macet, Pengamat: Kesalahan Struktur Ruang Kota
"Dikarenakan adanya truk mogok, sehingga mengakibatkan kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan Brigjen Katamso," demikian bunyi pernyataan resmi pihak TransJakarta melalui akun X mereka.
Para pengendara yang hendak melintasi kawasan tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan atau mencari rute alternatif guna menghindari antrean panjang.
Hingga saat ini, petugas di lapangan masih terus berjibaku melakukan penanganan agar kondisi lalu lintas di lokasi kembali normal secepatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Jadwal dan Siaran Langsung Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka 2026
-
Ulasan Ketok Mejik: Aksi Konyol Para Mekanik Mempertahankan Rumah Warisan
-
Promo Agustus di Warung Kopi Klotok, BRI Kasih Diskon Besar!
-
Mesin Pertumbuhan Habis, Ekonomi RI Cuma Hanya Bisa Tumbuh 4,7% di 2027
-
Promo Beli Pertamax Dapat Diskon dan Flash Sale 45 Persen Spesial 17 Agustus 2026
-
Jangan Ketinggalan Promo KFC 17 Agustus 2026, Cek Cara Klaim Voucher di Sini
-
Gaya Hidup Keluarga Makin Dinamis, Akses Nutrisi Berkualitas Jadi Kebutuhan
-
6 Cara Layering Serum yang Benar agar Bahan Aktifnya Bekerja Maksimal
-
Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah
-
The Dream Life of Mr. Kim: Sisi Rentan Pekerja Senior di Dunia Korporat