Suara.com - Konsep SUV Lamborghini bukanlah barang baru. Bahkan jauh sebelum nongolnya Lamborghini Urus, pabrikan mobil kencang dari Italia ini sempat merancang LM002, yang konon waktu itu dianggap aneh. Mobil tersebut mulai diproduksi pada tahun 1986. Namun, SUV besar ini telah dikembangkan selama bertahun-tahun, dan membawa kisah rumit untuk pabrikan tersebut.
Dalam sebuah video baru kanal Hagerty dikutip dari Carscoops, Jason Cammisa menceritakan kisah bagaimana LM002. Pada awal 1970-an, Lamborghini menjadi tertarik dengan proyek ini, saat produsen supercar Italia tersebut sedang menghadapi tantangan yang signifikan.
Pada tahun 1974, Ferruccio Lamborghini menjual sahamnya di perusahaan mobil tersebut, dan setahun kemudian, perusahaan kesulitan untuk membeli pasokan yang diperlukan untuk membangun Countach.
Akibatnya, perusahaan mencari proyek apa pun yang dapat menghasilkan keuntungan cepat. Kendaraan pertama adalah BMW M1, diikuti oleh kendaraan militer yang dirancang oleh beberapa desainer Amerika.
Kendaraan yang dihasilkan, yang dinamai Lamborghini Cheetah, diluncurkan di Geneva Motor Show 1977. Terlepas dari popularitasnya sebagai mobil konsep, sebuah perusahaan Amerika bernama FMC menolaknya.
Alasannya adalah karena para perancang SUV tersebut sebelumnya pernah bekerja untuk FMC. FMC percaya bahwa Cheetah hanyalah versi rebadged dari XR311, yang merupakan kendaraan yang dirancang FMC untuk memenangkan kontrak militer AS untuk menggantikan Jeep M151.
Akibatnya, FMC menggugat Lamborghini, dan proyek Cheetah dihentikan, meskipun tidak sepenuhnya. Meskipun Lamborghini mengirim prototipe kembali ke Amerika, Lamborghini mengalihkan dana yang telah diterimanya untuk menyiapkan produksi BMW M1 untuk merekayasa ulang SUV tersebut dan membuat versinya sendiri. Hal ini terbukti menjadi keputusan yang membawa bencana finansial.
Namun, ini pun tidak cukup untuk menghentikan proyek ini sepenuhnya. Selama perjuangannya untuk bertahan di bawah kepemilikan baru, Lamborghini menerima permintaan dari klien Timur Tengah yang telah melihat Cheetah dan menginginkan versi militer.
Pengembangan dimulai kembali, produsen mobil berlogo banteng ini memasang mesin V12 baru dan melapisi interiornya dengan kulit sebelum menjualnya kepada pelanggan kaya.
Baca Juga: Canggih, Volvo Kembangkan Fitur Peringatan Kecelakaan, Begini Cara Kerjanya
Meskipun kesepakatan militer Timur Tengah gagal, ide untuk membuat Lamborghini off-roader tetap bertahan. Kisah penciptaan LM002 menunjukkan bahwa ide yang baik dapat bertahan bahkan dalam menghadapi kehancuran finansial.
Berita Terkait
-
Canggih, Volvo Kembangkan Fitur Peringatan Kecelakaan, Begini Cara Kerjanya
-
Apple Batal Bikin Mobil Listrik, Kerugiannya Tembus Triliunan?
-
Kemenkeu Klaim Sudah All Out Dukung Industri Mobil Listrik, Tapi...
-
Akankah Hyundai Luncurkan Seri N Murah? Begini Kata Petingginya
-
Mobil Listrik Citroen Akan Dirakit di Indonesia mulai Juli Tahun Ini
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Lalu Lintas Padat saat Libur Sekolah? Begini Cara Menghemat Bensin saat Macet
-
5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
-
100 Ribu Buruh Perusahaan Otomotif "V" Terancam PHK
-
Tunda Nyicil Scoopy Baru, Yamaha Grand Filano Bekas Lebih Murah, Mending Mana?
-
Pesona SUV Mazda yang Seukuran dengan Suzuki S-Presso, Harga Cuma Tak Sampai 200 Juta
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Honda, Nissan dan Mitsubishi Jalin Kerja Sama, Ada Udang di Balik Batu
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Tinggalkan Kesan Murah, Begini Wujud Baru Honda BeAT Terbaru dengan Emblem Silver dan Warna Matte