Suara.com - All New Kijang Innova Zenix HEV menjadi mobil keluarga dari Toyota yang banyak menjadi incaran konsumen.
Namun bagaimana cara merawat Kijang Innova Zenix. Apakah perlu perawatan khusus untuk mobil yang sudah menggunakan teknologi hybrid ini.
Berikut cara merawat Kijang Innova Zenix dikutip dari keterangan Autu2000, Selasa (5/3/2024):
Pelajari Buku Manual Kendaraan
Silakan pelajari seluk-beluk kendaraan yang tercantum di buku petunjuk penggunaan kendaraan yang sering disebut buku manual kendaraan. Khususnya buat konsumen yang belum pernah memiliki hybrid vehicle (HV) supaya tidak ada kendala di jalan. Sementara untuk buku manual sendiri bisa didapatkan dengan melakukan download di aplikasi MToyota.
Menjaga Baterai
Salah satu yang penting diketahui pemilik mobil Zenix Hybrid adalah larangan menutup kisi udara pendingin baterai yang berada di bawah jok penumpang depan. Motor blower yang berfungsi menyalurkan udara dari kabin melalui saluran pendingin (air intake duct) tidak dapat beroperasi dengan optimal kalau aliran udara segar terhambat.
Akibatnya, pendinginan HV baterai akan terganggu dan suhunya meningkat, sehingga overheat dan kinerjanya menurun.
Baterai tidak dapat menyimpan listrik yang dihasilkan oleh motor generator saat kondisi charging. Ketika kondisi SOC (State of Charge) berada di bawah nilai yang ditetapkan, maka mesin bensin akan hidup terus menerus sebagai sumber tenaga utama kendaraan.
Baca Juga: Cocok untuk Persiapan Mudik Lebaran, Toyota Avanza Bekas Mulai Rp 100 Jutaan
Gunakan Pelumas Resmi untuk Mendukung Kinerja Mesin
Pastikan pula mengisi bahan bakar yang sesuai rekomendasi Toyota karena Kijang Innova Zenix HEV telah menggunakan mesin TNGA 2.0 supaya kinerjanya tetap optimal. Sama halnya dengan oli mesin yang wajib diganti secara berkala untuk mengoptimalkan performa dan menjaga daya tahan mesin.
Konsumen bisa memanfaatkan TMO TGRI Oil 0W-20 API SP with Synthetic Ester Technology yang baru launching di IIMS 2024. Dengan nilai viskositas 0W-20, TMO TGRI Oil dilengkapi Synthetic Ester Technology untuk meningkatkan performa unggul dan menjaga daya tahan mesin agar tetap aman di kondisi berkendara yang berat.
Menggunakan All Polyalphaolefins (PAOs) sebagai base oil yang merupakan grade tertinggi bahan dasar oli di atas full synthetic, menjadikan performance oil ini memiliki rentang suhu kerja yang luas sehingga sangat andal dipakai di wilayah tropis Indonesia dengan cuaca ekstrem.
Aditif Synthetic Ester Technology (ester) mampu memaksimalkan potensi dari oli mesin dan dikembangkan guna memenuhi kebutuhan mesin performa tinggi Toyota lantaran kemampuannya dalam memberikan fungsi pelapisan, suhu kerja yang lebih dingin, serta stabil di berbagai kondisi berkendara.
Pastikan Servis Berkala 1 Bulan Pertama
Berita Terkait
-
Potret Mobil Gagah Pesaing Toyota Land Cruiser, Harganya Lebih Murah Separuhnya
-
Jauh Dari Kesan Mewah, Koleksi Mobil Gibran Hanya Didominasi Toyota Avanza
-
Toyota Sebut Target EV Tidak Realistis dan Pertimbangkan Opsi Lain
-
Curhat Pria Ditolak Test Drive saat Hendak Beli Mobil Sport, Gegara Naik Honda Brio
-
Kemenkeu Klaim Sudah All Out Dukung Industri Mobil Listrik, Tapi...
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bahaya yang Mengintai di Balik Kebiasaan Mencuci Motor saat Mesin Panas
-
Hyundai Hentikan Penjualan Palisade 2026 Buntut Kecelakaan Fatal Balita Terjepit Kursi Otomatis
-
Masih Dicari! Inilah Alasan Vario 150 Bekas Jadi 'Harta Karun' di Bursa Motor Bekas
-
5 Mobil Bekas di Bawah Rp100 Juta untuk Pemakaian Jangka Panjang
-
Jadwal Puncak Arus Balik Lebaran 2026 dan Skema Rekayasa Lalu Lintas dari Korlantas Polri
-
Harga Mobil 1200cc Turun usai Lebaran? Mulai 65 Jutaan, Ini 12 Opsi Irit dan Awet buat Dipakai Lama
-
Trauma dengan Ongkos BBM usai Mudik Lebaran? Tengok Dulu Harga Mobil Listrik Wuling Terbaru
-
Harga Honda PCX 2025 Bekas, Seberapa Murah Dibanding yang Baru?
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Firasat Veda Ega Pratama Sebelum Melakukan Start di Moto3 Brasil