Suara.com - Salah satu kekhawatiran membeli mobil listrik saat ini adalah soal baterai yang bakal jadi masalah besar di kemudian hari jika rusak atau habis masa garansi.
Beberapa APM di Indonesia telah berusaha mencari solusi hal ini, salah satunya Wuling yang menawarkan garansi baterai seumur hidup.
Wuling memberikan masa garansi baterai seumur hidup untuk model mobil listrik BinguoEV untuk menjawab keraguan konsumen tentang baterai sebagai komponen termahal pada mobil listrik.
Menariknya lagi, yang dilindungi garansi Lifetime Core EV Component Warranty dari Wuling bukan cuma baterai, tetapi juga motor drive motor dan motor control unit.
"Kami memberikan benefit berupa Lifetime Core EV Component Warranty yang merupakan garansi komponen EV lifetime pertama di Indonesia yang diberikan produsen mobil listrik kepada konsumen. Konsumen dapat berkendara semakin nyaman dan percaya diri dengan BinguoEV untuk mobilitas sehari-hari," ujar Maulana Hakim, Aftersales Director Wuling Motors, Rabu (13/3/2024).
Hal ini rupanya berhasil memberi kepercayaan lebih kepada konsumen untuk membeli mobil listrik Wuling, khususnya BinguoEV.
Salah satu konsumen BinguoEV, Hermansyah, mengakui bahwa salah satu pertimbangan ia memilih BinguoEV adalah adanya penawaran Lifetime Core EV Componen Warranty.
"Bagi saya, orang yang bekerja di bidang product and development, ini adalah tawaran yang berani sekaligus bold statement," ungkapnya.
Faktor lain, kata Hermansyah adalah handling BinguoEV yang ringan, sehingga manuver jadi lebih mudah.
Baca Juga: Harga Spesial Mobil Listrik Chery Omoda E5 Berlanjut untuk 4.000 Konsumen Pertama
"Tidak heran, bisa memacu sampai top speed dengan mudah dan nyaman terlebih kabinnya sangat senyap," terangnya.
Spesifikasi BinguoEV
BinguoEV hadir dengan dimensi yang cukup ringkas. Panjangnya 3.950 mm, lebar 1.708 mm, tinggi 1.580 mm, dan jarak sumbu rodanya 2.560 mm.
Binguo EV yang menggunakan baterai LFP hadir dengan dua varian berdasarkan jarak tempuhnya, yakni 333 km dan 410 km. Untuk varian 333 km, kapasitas baterainya 31,9 kWh. Sedangkan varian 410 km, kapasitas baterainya 37,9 kWh.
Berita Terkait
-
BMW Siap Gugat BYD Karena Jiplak Nama Mini
-
Jaguar All In ke Elektrik, 2025 Full Produksi Mobil Listrik?
-
Indonesia Mulai Produksi Baterai Mobil Listrik Bulan Depan, Berkat Investasi Hyundai
-
Asuransi Inggris Mulai Ogah Menanggung Mobil Listrik China: Lho, Ada Apa?
-
Studi: Harga Mobil Listrik Perlahan Akan Jauh Lebih Murah, Tapi Ada Dampak Negatifnya...
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan