Suara.com - EICMA, singkatan dari Esposizione Internazionale Ciclo Motociclo e Accessori alias Milan Motorcycle Shows atau Pameran Internasional Motor dan Aksesori di Milan adalah salah satu acara yang ditunggu-tunggu para pencinta otomotif khususnya roda dua.
Dipentaskan oleh Confindustria ANCMA atau Asosiasi Industri Sepeda Motor dan Aksesoris Italia setiap November, tahun ini acara EICMA genap 110 tahun.
Sekarang, lupakan sejenak paviliun tempat gelaran EICMA biasanya pada November, yaitu di Fiera Milano Rho, Milan Italia.
Dikutip dari rilis resmi ANCMA sebagaimana diterima Suara.com, dalam merayakan ulang tahun ke-110, akan diselenggarakan EICMA RIDING FEST pada 27-28 April 2024.
Dijamin pasti seru, karena diterapkan tiket masuk gratis alias cuma-cuma atau tidak berbayar.
Demikian pula fasilitasnya, tersedia test ride gratis, yang tunggangannya disediakan pihak produsen sepeda motor untuk umum secara cuma-cuma. Kecuali untuk kendaraan produksi luar negeri atau internasional, dikenakan biaya dan hasilnya bakal disalurkan untuk proyek amal.
Acara dahsyat EICMA RIDING FEST ini bakal berlangsung di sirkuit Misano, Marco Simoncelli. Beragam demo produk untuk pemakaian jalan raya, trek khusus, sampai off-road tersedia lengkap. Kemudian ada hiburan panggung serta talkshow sampai bermacam hidangan.
“Ini adalah penghormatan yang ingin kami berikan kepada publik dan industri dalam rangka 110 tahun EICMA. Acara ini menjadi peranti komunikasi yang menarik dan sangat efektif bagi produsen ke pasar sepeda motor terpenting di Eropa, dan ke berbagai wilayah," ungkap Paolo Magri, CEO EICMA.
"Acara kali ini adalah sebuah format baru yang mampu menciptakan sirkularitas yang berpotensi sangat baik, yang melengkapi dan memperkuat pameran pada November di Milan," tambahnya.
Baca Juga: EICMA 2023 Sukses Dipentaskan di Milan, Dampak Positif Terasa Secara Online Melebihi Saat Pandemi
Tidak kurang seru adalah penampilan visual EICMA RIDING FEST, yang digarap Lorenzo Marini. Seorang artis, pengiklan, salah satu pendiri dan direktur kreatif agensi Yes Marini di Milan.
Gambarnya adalah desain trek Misano menjadi potongan yang berulang, lantas ada sebuah ban di bagian tengah. Filosofinya, berdasarkan penuturan Lorenzo Marini adalah semangat acara baru EICMA.
"Bahasa kontemporer menjadi semakin visual dan bagaimana kecepatan membawa kita semua untuk melakukan sintesis: tidak ada yang lebih baik dari simbol dinamis yang mengekspresikan kekuatan kecepatan yang diciptakan lewat EICMA," kata Lorenzo Marini.
Kemudian ada pula slogan berbunyi "Setelah puas menyimak display, kini saatnya menjajal langsung", yang ditempel di berbagai tempat di Negeri Pizza.
Harapan penyelenggara EICMA RIDING FEST, pengunjung acara durasi dua hari ini bisa menyaksikan panggung MotoLive, kemudian talkshow bersama pembalap bertalenta, suguhan free-style motorcross, kegiatan akrobatik dan banyak lagi.
EICMA juga memastikan bahwa acara bisa menjadi pengalaman seru bagi semua selera dan segala usia. Seperti tes touring di aspal yang akan berlangsung sirkuit, sampai sesi lintasan di sirkuit internasional. Juga ada acara seru games bagi anak lelaki dan perempuan berusia lima hingga dua belas tahun.
Berita Terkait
-
Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik
-
Ironi Makan Bergizi Gratis: Mengapa Daerah 3T Masih Dianaktirikan?
-
Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?
-
Prabowo: MBG Dikritik Disebut Boros, Duit Ribuan Triliun Menguap Tak Ada yang Protes
-
Perbaiki Tata Kelola MBG, Pimpinan BGN Diminta Jangan Bikin Masalah Baru
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan