Suara.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengatakan ribuan unit Daihatsu Xenia yang punya cacat bawaan akan bisa ditarik kembali hingga 90 persen pada tahun 2024 ini.
Direktur Pemasaran dan Direktur Perencanaan Perusahaan dan Komunikasi PT ADM Sri Agung Handayani di Jakarta, pada pekan ini mengatakan sejak diumumkan bulan kemarin, kurang dari 10 persen konsumen yang sudah membawa mobil mereka ke bengkel untuk diperbaiki.
"Kita target tahun ini kurang lebih 90an persen," kata Agung dalam acara temu media Kamis malam (16/3/2024).
Recall Xenia di Indonesia diumumkan pada Februari kemarin, setelah ditemukan cacat pada shock absorber depan untuk yang diproduksi November 2021 hingga September 2023 dan ditemukan masalah pada door beam depan pada yang diprduksi November 2022.
Total Xenia yang ditarik kembali di Indonesia adalah sekitar 42.400 unit. Yang terbanyak, yakni sekitar 41.000 unit, adalah yang mengalami cacat pada shock absorber.
Tetapi menurut Agung, baru 3 persen konsumen yang membawa mobil mereka ke bengkel untuk memperbaiki shock absorber depan dan sekitar 5 persen yang datang untuk memperbaiki door beam.
Agung menyatakan Daihatsu secara terus menghubungi pelanggan yang terdampak untuk segera melakukan pengecekan dan perbaikan. Mereka mengontak 100 konsumen per hari untuk melakukan pengecekan dan perbaikan kendaraan.
Recall Daihatsu
ADM pada 13 Februari kemarin mengumumkan menarik kembali All New Daihatsu Xenia karena adanya masalah pada shock absorber depan dan door beam depan kanan.
Baca Juga: Mobil Hybrid Sangat Dikagumi, Apakah Daihatsu Segera Produksi EV di Indonesia?
Dalam hal ini, unit All New Xenia akan dilakukan pengecekan dan pengencangan Nut (mur) Shock Absorber depan All New Xenia tahun produksi November 2021 hingga September 2023.
Para konsumen diminta untuk membawa mobil mereka, jika terdampak, ke bengkel resmi Daihatsu untuk menjalani pengecekan dan perbaikan secara gratis.
Akan tetapi konsumen disarankan untuk melakukan booking service terlebih dahulu dan datang ke bengkel resmi Daihatsu sesuai waktu yang telah ditentukan.
Adapun recall Daihatsu Xenia itu diumumkan berbarengan dengan recall terhadap sejumlah mobil Toyota di Indonesia. Termasuk yang ditarik oleh Toyota adalah kembaran Xenia, Avanza. Pada Avanza cacat yang ditemukan juga berkaitan dengan door beam dan shock absorber depan.
Recall diumumkan kurang dari sebulan setelah Daihatsu menarik pulang ratusan ribu mobilnya di Jepang, menyusul skandal manipulasi hasil uji tes keselamatan.
Dalam skandal itu Daihatsu terbukti melakukan manipulasi hasil uji tes tabrakan. Termasuk dalam mobil-mobil yang disebut dalam skandal itu adalah yang diproduksi oleh ADM di Indonesia.
Meski demikian ADM, dalam beberapa kesempatan, membantah bahwa recall yang dilakukan pada Februari kemarin berkaitan dengan skandal yang terungkap di Jepang.
Berita Terkait
-
Toyota Pecat Bos Daihatsu Buntut Skandal Manipulasi Uji Keselamatan
-
Imbas Skandal Daihatsu, Penjualan Mobil Baru Jepang Anjlok di Januari 2024
-
Astra International Buka Suara soal Skandal Daihatsu
-
Kemendag Minta Astra Daihatsu Klarifikasi soal Skandal Uji Keselamatan
-
Daftar Mobil Buatan Indonesia yang Terdampak Skandal Daihatsu, Ada Xenia dan Avanza
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak