Suara.com - Pengguna media sosial dibuat berang dengan beredarnya video yang memperlihatkan aksi penumpang Toyota Rush yang nekat buang sampah di sungai.
Aksi tersebut tertangkap kamera dan kemudian viral, salah satunya melalui akun Instagram @infojawabarat.
Dalam video tersebut, mulanya terlihat sederet kendaraan yang terjebak macet di sebuah jembatan.
Namun tiba-tiba seorang lelaki usia muda dengan hoodie berwarna hitam, turun dari sebuah SUV berwarna putih berjenis Toyota Rush.
Pemuda ini turun dari kendaraan dengan membawa sampah yang diwadahi oleh kantung-kantung plastik.
Dengan gerak cekatan, ia pun melemparkan sampah tersebut ke sungai, lalu langsung bergegas kembali masuk ke mobil.
Disinyalir bahwa insiden ini terjadi di Jembatan Cikundul, Jln. Raya Ciloto, Puncak, Cianjur.
Akibat aksi ngawur tersebut, ulah pemuda ini pun menuai sorotan termasuk dari grup Pandawara yang dikenal sebagai aktivis kebersihan lingkungan.
"Dengan mengurangi rasa hormat, kami mengajak pada pihak yang berada dalam video tersebut untuk mengikuti clean up bersama kami," ujar mereka melalui sebuah video.
Baca Juga: Makin Panas, Amerika Serikat akan Pagari Pasar Domestik dari Gempuran Mobil Listrik China?
Senada dengan Pandawara, Ridwan Kamil juga turut "menandai" plat nomor mobil yang ditunggani pelaku tersebut.
"Aa chayank, tolong buangin sampah," tulis mantan Wali Kota Bandung ini, menerka isi percakapan sebelum aksi tersebut dilakukan secara sarkas.
"'Oke yang, siap', kata Kang FI2IIYG," lanjut mantan Gubernur Jawa Barat ini, sembari menuliskan plat nomor pelaku, bukti bahwa kendaraan sudah ditandai.
"Besoknya Kang FI2IIYG, bikin status sambil rebahan, 'ini sungai banjir dan banyak sampah. Ngapain aja sih kerja Bupati Cianjur dan Gub Jabar?!'. Please atuh lah euy, hey!" kata Ridwan Kamil melalui akun media sosialnya.
Denda menanti
Secara teknis, aksi pelaku ini dapat memicu jeratan hukum di mana pelaku bisa dikenakan sanksi administratif berupa uang paksa sebesar Rp500ribu atau Rp5juta.
Hal ini telah diatur dalam Pasal 51 ayat (1) huruf c atau huruf h Perda Kab. Cianjur 6/2021 tentang Pengelolaan Sampah.
Berita Terkait
-
Makin Panas, Amerika Serikat akan Pagari Pasar Domestik dari Gempuran Mobil Listrik China?
-
Zara Jadi Sorotan Karena Lepas Hijab, Ternyata Kagumi Mobil Klasik yang Satu Ini
-
Gara-Gara Mobil Bernama Milano, Alfa Romeo Dibut sama Pemerintah Italia, Kenapa?
-
Hyundai Mundur dari Kesepakatan Pembelian Aluminium di Kalimantan Utara
-
Kembangkan Sistem Kemudi Cerdas, Toyota Gandeng Huawei
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian